Nusatime.com, BANTUL — Bantul Creative Expo (BCE) 2026 secara resmi dibuka oleh Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Sabtu (1/8/2026). Pameran ini akan menjadi wadah promosi bagi pelaku UMKM dan mendorong peningkatan perputaran ekonomi di daerah.
Halim menyampaikan BCE merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Bantul yang berlangsung di Kompleks Stadion Sultan Agung (SSA) pada 1-9 Agustus 2026.
“Kegiatan ini menyedot perhatian masyarakat. Kita mengekspos perkembangan produk-produk kreatif UMKM Bantul di sini,” ujarnya.
Menurut dia, BCE 2026 menyediakan 162 stan yang terdiri atas 62 stan perangkat daerah serta 100 stan UMKM dan swasta. Produk yang dipamerkan meliputi kerajinan, kuliner, fesyen, otomotif, barang elektronik, hingga kebutuhan rumah tangga.
“Target kunjungan BCE 2026 diharapkan bisa mencapai 12.200 pengunjung per hari atau sekitar 110.000 pengunjung selama sembilan hari,” katanya yang dikutip dari Antara.
Dari penyelenggaraan tersebut, Pemkab Bantul menargetkan nilai transaksi mencapai Rp2,3 miliar selama sembilan hari pelaksanaan atau sekitar Rp263 juta per hari.
“Kami menargetkan transaksi bisa lebih dari Rp2,2 miliar, tapi itu belum terlalu puas. Kami optimistis target tersebut akan terlampaui,” ujarnya.
Menurut dia, Kabupaten Bantul memiliki banyak pelaku UMKM di sektor seni dan budaya dengan produktivitas yang terus berkembang.
“Dengan acara ini, kinerja ekonomi otomatis akan semakin meningkat yang ditandai dengan tingginya nilai ekspor dan penyerapan Kredit Usaha Rakyat,” katanya.
Ia menyebut penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pelaku UMKM di Kabupaten Bantul pada 2025 mencapai Rp1,9 triliun sehingga menjadi modal optimisme bagi pengembangan UMKM, khususnya di sektor industri kreatif.
“Debitur atau nasabah sekitar 25 ribu UMKM yang memanfaatkan KUR,” ujarnya.

Leave a Reply