Kejati Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim terkait Kasus Pungli Perizinan

Kejati Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim terkait Kasus Pungli Perizinan
Suasana Kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, saat tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) melakukan penggeledaan atas dugaan pungli perizinan, di Surabaya, Kamis (16/4/2026). ANTARA/Faizal Falakki

Nusatime.com, SURABAYA – Kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur digeledah penyidik dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim pada Kamis (16/4/2026). Penggeledahan itu terkait proses penyidikan kasus dugaan pungutan liar perizinan.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jatim Adnan Sulistiyono membenarkan adanya penggeledahan tersebut sebagai bagian dari proses penyidikan kasus dugaan korupsi pungli dalam penerbitan perizinan.

“Benar, terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pungutan liar dalam penerbitan perizinan pada Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur. Hari ini penyidik melakukan penggeledahan di kantor Dinas ESDM Jawa Timur untuk mencari dan menemukan alat bukti yang mendukung, baik berupa dokumen atau surat maupun barang bukti elektronik [BBE],” kata Adnan saat dikonfirmasi di Surabaya, Kamis.

Dia menjelaskan penggeledahan dilakukan sebagai langkah lanjutan dalam proses pengumpulan alat bukti guna memperkuat konstruksi perkara yang tengah didalami penyidik.

Menurutnya, penyidik berupaya menelusuri dokumen administrasi perizinan serta perangkat elektronik yang diduga berkaitan dengan praktik pungutan liar dalam layanan publik di sektor energi dan sumber daya mineral di lingkungan pemerintah provinsi.

Namun demikian, Adnan belum merinci pihak-pihak yang telah dimintai keterangan maupun potensi tersangka dalam perkara tersebut karena proses penyidikan masih berlangsung.

“Perkembangannya akan kami sampaikan lebih lanjut,” ujarnya yang dikutip dari Antara.

Penggeledahan ini merupakan bagian dari komitmen Kejati Jatim dalam mengusut dugaan tindak pidana korupsi di sektor pelayanan publik khususnya yang berkaitan dengan proses perizinan strategis yang berpotensi berdampak luas terhadap tata kelola pemerintahan dan investasi daerah.

Hingga saat ini, penyidik masih melakukan pengumpulan alat bukti tambahan dan belum ada keterangan resmi terkait hasil sementara penggeledahan tersebut.

Berdasarkan pantauan di lokasi, hingga sekitar pukul 17.51 WIB tim penyidik masih berada di dalam gedung untuk melakukan penggeledahan dan penelusuran sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani.

Rombongan penyidik dari bidang tindak pidana khusus (Pidsus) Kejati Jatim tiba di kantor Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB dengan beberapa mobil.

Setibanya di lokasi, area kantor langsung mendapat penjagaan ketat dari unsur pengamanan internal kejaksaan, aparat kepolisian militer, serta petugas keamanan setempat.

Leave a Reply