Menkop: 30.000 Koperasi Desa Merah Putih Terbentuk, Target 40.000 Tahun Ini

Menkop: 30.000 Koperasi Desa Merah Putih Terbentuk, Target 40.000 Tahun Ini
Warga membeli barang kebutuhan di gerai Koperasi Kelurahan/Desa Merah Putih Melawai Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (7/4/2026). (Bisnis/Himawan L. Nugraha)

Nusatime.com, JAKARTA — Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan sekitar 30.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) telah terbentuk. Pemerintah menargetkan jumlahnya meningkat menjadi sekitar 40.000 unit hingga akhir 2026.

“(KDMP) sekarang sudah 30 ribuan,” kata Ferry usai memimpin ziarah ke makam Mohammad Hatta di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Jumat (10/7/2026), dilansir Antara.

Ferry mengatakan KDMP yang telah siap akan diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Agustus mendatang.

“Sampai akhir tahun ini (target) 40.000. Ya, (KDMP yang) sudah siap. Nanti Agustus Insya Allah Bapak Presiden akan meresmikan,” ujarnya.

Menurut Ferry, peringatan Hari Koperasi Nasional 2026 menjadi momentum dimulainya gerakan koperasi yang diperkuat melalui koperasi yang telah eksis maupun KDMP yang kini memasuki tahap operasional.

“Hari Koperasi tahun ini kita akan memperingati sebagai tahun persiapan, tahun dimulainya gerakan koperasi. Gerakan koperasi yang dilaksanakan oleh koperasi-koperasi yang eksis ataupun Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang baru terbentuk, karena ini baru tahap operasional,” katanya.

Puncak peringatan Hari Koperasi Nasional dijadwalkan berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, pada 12 Juli 2026. Acara tersebut diperkirakan diikuti sekitar 20.000 peserta dan direncanakan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

Ferry menambahkan, setelah KDMP mulai beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat, pemerintah akan mendorong koperasi memperkuat sektor produksi, distribusi, industri, dan perkreditan.

“Nanti tahun depan, ketika operasionalisasi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih sudah mulai operasional, kemudian memberikan manfaat, kemudian juga koperasi-koperasi yang lain itu kita akan dorong sekarang untuk masuk ke sektor produksi lagi, sektor distribusi, sektor industri, sektor perkreditan,” ujarnya.

Program KDMP merupakan salah satu program strategis pemerintah yang dijalankan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program tersebut menargetkan pembentukan, pengembangan, dan revitalisasi 80.000 koperasi secara bertahap di seluruh Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan pemerintah memprioritaskan penyelesaian sekitar 40.000 KDMP pada tahun ini agar dapat mulai beroperasi pada Oktober 2026. Setelah itu, pengembangan akan dilanjutkan menuju target nasional sebanyak 80.000 koperasi.

KDMP dirancang mengelola berbagai unit usaha sesuai kebutuhan masyarakat, seperti gerai sembako, pergudangan, layanan pembiayaan, klinik, apotek, hingga dukungan logistik guna memperkuat ekonomi desa dan memperpendek rantai distribusi barang dan jasa.

Melalui pengembangan KDMP, pemerintah berharap koperasi menjadi penggerak ekonomi kerakyatan, meningkatkan nilai tambah produk lokal, memperluas akses pembiayaan masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan warga desa.
 

Leave a Reply