Panorama Indah Pegunungan Manjakan Mata Pengguna Tol Fungsional Bawen–Ambarawa

Panorama Indah Pegunungan Manjakan Mata Pengguna Tol Fungsional Bawen–Ambarawa
Suasana lalu lintas di gerbang keluar ruas tol fungsional Bawen-Ambarawa, pada Kamis (19/3/2026). (Espos/Galih Aprilia Wibowo)
Ekspedisi Mudik (Tim Espos)
Ekspedisi Mudik (Tim Espos)

Nusatime.com, SEMARANG –  Ruas tol fungsional Bawen–Ambarawa tak hanya menawarkan kelancaran arus kendaraan, tetapi juga menyuguhkan panorama alam yang memanjakan mata.

Pantauan Espos, pada Kamis (19/3/2026), hamparan hijau pegunungan yang membentang sepanjang jalur, di mana Gunung Ungaran tampil dominan dan kerap menjadi daya tarik utama.

Selain itu, kawasan Ambarawa juga dikelilingi oleh pegunungan lain seperti Gunung Merbabu dan Gunung Andong, meski Gunung Ungaran tampak paling dominan dari akses tol.

Arus lalu lintas di ruas tol fungsional Bawen–Ambarawa terpantau lancar pada Kamis siang. Berdasarkan pantauan, kendaraan melintas pada pukul 11.13 WIB hingga 11.28 WIB, atau hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit untuk menempuh jarak 4,98 kilometer. Sepanjang jalur tersebut, arus kendaraan terbilang sepi. Tim Ekspedisi Mudik 2026 dapat melaju tanpa hambatan.

Melalui akun Instagram resmi, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasamarga Jogja Bawen (PT JJB) mencatat jumlah kendaraan yang melintas pada periode fungsional Senin (16/3/2026) mencapai 2.585 kendaraan. Lalu lintas tertinggi terjadi pada pukul 15.00 WIB hingga 16.00 WIB dengan total 324 kendaraan.

Sementara itu, pada Rabu (18/3/2026), jumlah kendaraan yang melintas meningkat menjadi 4.483 unit. Ruas tol Bawen–Ambarawa yang merupakan bagian dari proyek Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 dibuka secara fungsional pada 13–30 Maret 2026 untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 1447 Hijriah.

Suasana di ruas tol fungsional Bawen–Ambarawa, pada Kamis (19/3/2026). (Espos/Galih Aprilia Wibowo)
Suasana di ruas tol fungsional Bawen–Ambarawa, pada Kamis (19/3/2026). (Espos/Galih Aprilia Wibowo)

Catatan Espos, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan pembukaan tol tersebut bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan Simpang Bawen yang selama ini menjadi titik rawan kemacetan saat puncak arus mudik.

“Dua ruas kita fungsionalkan agar tidak terjadi black spot maupun trouble spot. Biasanya pada puncak arus mudik itu Bawen crowded [ramai],” kata Luthfi saat meninjau kesiapan tol di Gerbang Tol Ambarawa, Kabupaten Semarang, Selasa (10/3/2026).

Pada tahap awal, jalur yang dibuka adalah jalur A dari arah Bawen menuju Ambarawa untuk arus mudik. Pengendara yang melaju di jalur tersebut tidak dikenakan biaya alias gratis. Sementara jalur B dari arah sebaliknya akan difungsikan saat arus balik.

Tol sepanjang 4,98 kilometer tersebut dioperasikan secara terbatas mulai pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB selama masa fungsional. Ruas Tol Fungsional Bawen-Ambarawa menjadi salah satu titik yang disinggahi dalam rangkaian Ekspedisi Mudik 2026 yang digelar Daerah Media Group (SMG). Ekspedisi Mudik 2026 menelusuri jalur Solo–Jakarta untuk memantau langsung dinamika arus mudik Lebaran.

Dalam perjalanan tersebut, tim ekspedisi singgah di sejumlah titik strategis mulai dari pelabuhan, jalur tol, stasiun kereta, hingga pusat kuliner di berbagai kota.

Ekspedisi Mudik 2026 merupakan program yang diselenggarakan oleh Daerah Media Group dan didukung penuh oleh Astra Daihatsu, PT Pelindo Terminal Petikemas, dan PT KAI. 

Leave a Reply