Nusatime.com, SOLO – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo meraih penghargaan tingkat Provinsi Jawa Tengah atas penyusunan Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Berkualitas Tahun 2025.
Penghargaan dari BKKBN ttersebut diberikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, dalam Rapat Koordinasi Daerah Program Bangga Kencana Provinsi Jawa Tengah 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Selasa (14/4/2026).
Penghargaan diterima Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Vennessa Winastesia serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Solo Kristiana Hariyanti dan disaksikan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Rusman Effendi.
Penghargaan tersebut diberikan kepada kabupaten/kota yang dinilai mampu menyusun dokumen PJPK secara komprehensif, berbasis data, serta selaras dengan arah pembangunan nasional dan daerah. JPK menjadi acuan dalam pengendalian kuantitas penduduk, peningkatan kualitas keluarga, hingga perencanaan pembangunan jangka panjang berbasis kependudukan.
Penghargaan tersebut merupakan apresiasi dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, sebagaimana tertuang dalam sertifikat bernomor 193/PD.03/DI/2026 yang ditetapkan di Jakarta pada 11 Februari 2026. Penghargaan ditandatangani langsung oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji.
Astrid menjelaskan pencapaian tersebut menunjukkan konsistensi Pemkot Solo dalam memperkuat perencanaan pembangunan berbasis data. Dokumen PJPK yang disusun memuat proyeksi kependudukan, analisis isu strategis, serta arah kebijakan yang terintegrasi lintas sektor.
Pembangunan Berbasis Manusia
Penghargaan tersebut menempatkan Kota Solo sebagai salah satu daerah dengan perencanaan kependudukan yang dinilai baik di Jawa Tengah. Penilaian juga mencakup aspek implementasi, integrasi lintas program, serta dukungan kelembagaan dalam menjalankan program pembangunan keluarga dan kependudukan secara berkelanjutan.
Selain itu, capaian tersebut menjadi bagian dari rangkaian kinerja Pemkot Solo dalam penguatan pembangunan berbasis manusia. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai indikator pembangunan keluarga dan kependudukan terus diperkuat melalui intervensi lintas sektor, termasuk pengendalian stunting, peningkatan layanan keluarga, serta penguatan data kependudukan.
“Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi pemacu untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan kependudukan di Kota Surakarta,” ujar Astrid melalui keterangan tertulis yang diterima Espos, Selasa.
Ia menambahkan komitmen untuk memperkuat pembangunan kependudukan akan terus dilakukan secara terintegrasi. “Upaya peningkatan kualitas keluarga dan sumber daya manusia akan terus didorong melalui kolaborasi lintas perangkat daerah serta penguatan program Bangga Kencana,” kata dia.
Menurut dia, Pemkot Solo menegaskan penghargaan ini akan menjadi pijakan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pemanfaatan data kependudukan yang lebih akurat dan terintegrasi. Berbagai program perencanaan keluarga dan pembangunan keluarga akan terus dioptimalkan sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Leave a Reply