Promo Libur Lebaran, Tarif BRT Trans Jateng Promo Rp2.500

Promo Libur Lebaran, Tarif BRT Trans Jateng Promo Rp2.500
Bus BRT Trans Jateng rute Solo-Wonogiri melintasi Jl Jenderal Sudirman, Solo, Kamis (24/12/2025). (Daerah/Wahyu Prakoso)

Nusatime.com, SOLO — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) bekerja sama dengan Bank Central Asia (BCA) menghadirkan promo tarif Rp2.500 untuk layanan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng selama libur Lebaran 2026.

Balai Transportasi Jawa Tengah melalui akun Instagram resmi @brttransjateng menyebutkan promo tarif tersebut berlaku pada 22–28 Maret 2026. Tarif khusus itu berlaku untuk penumpang umum dengan kuota terbatas.

Pembayaran dapat dilakukan menggunakan sistem QRIS Tap melalui aplikasi pembayaran digital.

Cara penggunaannya yakni membuka aplikasi pembayaran, memilih fitur QRIS Tap, memasukkan PIN transaksi, kemudian menempelkan ponsel ke alat pembaca milik petugas.

Beberapa bank dan dompet digital yang telah terintegrasi dengan QRIS Tap antara lain BRI, Bank Mega, CIMB Niaga, Mandiri, BNI, BCA, Bank DKI, Permata, Sinarmas, BPD Bali, serta Bank Nationalnobu.

Selain itu, layanan pembayaran juga dapat dilakukan melalui dompet digital seperti GoPay, Netzme, ShopeePay, dan DANA. Fitur QRIS Tap saat ini tersedia untuk perangkat dengan sistem operasi Android.

BRT Trans Jateng merupakan salah satu layanan transportasi publik yang dihadirkan pemerintah untuk mengurangi kemacetan sekaligus menekan polusi udara. Layanan tersebut tetap beroperasi selama masa libur Lebaran.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah Jawa Tengah selama arus mudik hingga 20 Maret 2026 mencapai sekitar 1.370.000 unit. Adapun kendaraan yang keluar dari Jawa Tengah tercatat sekitar 750.000 unit.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan Jawa Tengah masih menjadi salah satu tujuan utama pemudik setiap tahun.

“Seperti diketahui, sentralnya mudik ada di Jawa Tengah. Dari data itu menunjukkan adanya peningkatan dari tahun lalu,” katanya melalui laman resmi Pemprov Jateng.

Ia menambahkan Pemprov Jateng bersama berbagai instansi telah melakukan berbagai langkah mitigasi untuk memastikan perayaan Idulfitri berjalan aman dan lancar, termasuk melalui koordinasi lintas sektoral di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

Upaya tersebut mencakup pengamanan lalu lintas, kesiapan infrastruktur jalan, pengelolaan objek wisata, hingga mitigasi potensi bencana.

“Harapan kami, kamtibmas tetap terjaga. Begitu juga dengan ketersediaan bahan pokok penting agar tidak terjadi kelangkaan di Jawa Tengah,” ujarnya.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo juga mengapresiasi sinergi yang dibangun Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Jawa Tengah dalam menjaga kelancaran arus mudik dan perayaan Lebaran.

“Terus pantau dan koordinasi lintas sektoral, termasuk dengan kementerian terkait,” katanya.
 

Leave a Reply