Nusatime.com, BOYOLALI — Sebanyak lima pejabat mendaftarkan diri dalam seleksi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali. Batas akhir pendaftaran seleksi tersebut jatuh pada Minggu (8/3/2026).
Sekda Boyolali, Wiwis Trisiwi Handayani, mengatakan kelima pendaftar merupakan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali.
“Ada lima ASN, yaitu Asisten I, Asisten II, Kepala BKD, Kepala Bapperida, dan Kepala Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja,” kata Wiwis saat ditemui wartawan di Gedung DPRD Boyolali, Senin (9/3/2026).
Kelima pejabat yang mendaftar seleksi Sekda Boyolali tersebut yakni Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Boyolali M. Arief Wardianta, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Boyolali Ahmad Gojali, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Boyolali M. Syawaludin, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Boyolali Khusnul Hadi, serta Kepala Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja (Diskopnaker) Boyolali Sawitri Danik Rahayuni.
Wiwis menjelaskan tahapan seleksi akan dimulai dengan seleksi administrasi dan rapat panitia seleksi (pansel) yang digelar secara daring pada Senin (9/3/2026) untuk efisiensi waktu dan tenaga.
Selanjutnya, peserta akan mengikuti asesmen pada 11–12 Maret 2026. Kemudian, tahapan berikutnya adalah pembuatan materi uji gagasan pada 16 Maret 2026 di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Pada 17 Maret 2026, para peserta akan menjalani wawancara dengan tim panitia seleksi.
“Untuk wawancara, karena ketuanya Pak Sekda Provinsi, nanti menyesuaikan. Bisa saja peserta kami antar ke Semarang atau dilakukan di Boyolali,” ujar Wiwis.
Ia menambahkan pengumuman hingga pelantikan Sekda Boyolali terpilih direncanakan berlangsung pada 1 April 2026, bertepatan dengan masa purna tugas Wiwis Trisiwi Handayani sebagai Sekda Boyolali.
Leave a Reply