Album Hindia Menari dengan Bayangan Diadaptasi Jadi Film Layar Lebar

Album Hindia Menari dengan Bayangan Diadaptasi Jadi Film Layar Lebar
Musisi Baskara Putra atau Hindia mengumumkan adaptasi album "Menari dengan Bayangan" menjadi film layar lebar di Museum Macan Jakarta Barat, Jumat (2/4/2026). (ANTARA/HO-Palari Films)

Nusatime.com, JAKARTA — Musisi Baskara Putra mengumumkan bahwa album debut studio Hindia berjudul Menari dengan Bayangan akan diadaptasi menjadi film layar lebar.

Baskara Putra yang dikenal dengan nama panggung Hindia akan terlibat sebagai produser eksekutif dalam produksi film tersebut.

“Perjalanan baru bagi Menari dengan Bayangan yang akan hadir dalam medium baru bersama Palari Films,” kata Baskara dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Jumat (3/4/2026), dilansir Antara.

Album Menari dengan Bayangan pertama kali dirilis pada 2019 dan berisi sejumlah lagu populer, salah satunya Rumah ke Rumah. Film adaptasi album tersebut akan disutradarai oleh Edwin di bawah rumah produksi Palari Films.

Edwin sebelumnya dikenal lewat sejumlah film seperti Posesif (2017) yang dibintangi Adipati Dolken dan Putri Marino. Ia juga merupakan salah satu pendiri Palari Films bersama produser Meiske Taurisia dan Muhammad Zaidy.

Sutradara peraih Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) 2017 untuk kategori Sutradara Terbaik itu memiliki visi menghadirkan 10 karya dalam kurun 10 tahun melalui Palari Films, baik dalam bentuk film, serial, maupun antologi film pendek.

Beberapa karya Palari Films sebelumnya antara lain Aruna dan Lidahnya (2018) yang mendapat pengakuan kritis dan meraih Piala Citra FFI 2018 untuk Penulis Skenario Adaptasi Terbaik serta Pemeran Pendukung Pria Terbaik.

Film tersebut juga ditayangkan dalam program Culinary Cinema di Berlin International Film Festival (Berlinale) 2019.

Prestasi besar Palari Films juga datang melalui film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2021) yang disutradarai Edwin. Film itu meraih penghargaan utama Golden Leopard di Festival Film Locarno di Swiss.

Selain itu, film tersebut juga diputar di berbagai festival film internasional, termasuk Toronto International Film Festival (TIFF) dan Busan International Film Festival (BIFF).

Baskara mengaku merasa terhormat dapat terlibat dalam proyek tersebut sekaligus menjadi bagian dari perjalanan satu dekade Palari Films.

“Bagi saya, Palari Films adalah salah satu rumah produksi yang mampu menciptakan karya-karya yang selalu inovatif, relevan, dan membicarakan apa yang tengah terjadi di masyarakat,” kata Baskara.

Leave a Reply