Diduga Hanyut, Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Sungai Silandak

Diduga Hanyut, Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Sungai Silandak
ESPOS.ID - Petugas SAR gabungan saat mengevakuasi jasad perempuan tanpa identitas yang ditemukan meninggal di tepi Sungai Silandak Semarang. Jumat (15/5/2026) (Daerah/Fitroh Nurikhsan)

Nusatime.com, SEMARANG — Seorang perempuan tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di tepi aliran Sungai Silandak, Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat (15/5/2026) malam. Korban diduga hanyut terseret arus saat hujan deras melanda wilayah tersebut. 

Pantauan Espos di lokasi, tim SAR gabungan sudah mengevakuasi jasad korban ke area pemukiman warga. Saat ini jenazah sedang dilakukan pengecekan oleh tim Inafis Polrestabes Semarang. 

Dantim Rescue Kantor SAR Semarang, Nur Mustofa, mengatakan korban pertama kali ditemukan warga dalam kondisi tengkurap di belakang rumah warga dekat tepi Sungai Silandak. Tim SAR lalu melakukan evakuasi secara estafet karena akses menuju lokasi sangat sulit. 

“Sekitar kurang lebih jam 19.00 malam tim SAR gabungan melakukan evakuasi. Korban jenis kelamin perempuan dari wajahnya masih remaja,” ucap Mustofa saat ditemui Espos, Jumat. 

Berdasarkan ciri-ciri fisik, korban berambut ikal dan bertubuh agak gemuk. Saat ditemukan banyak luka lebam pada tubuh korban. 

Dugaan sementara, korban terseret arus dari kawasan KIC Semarang saat hujan deras terjadi di wilayah Ngaliyan pada sore hari. Korban hanyut sejauh kurang lebih dua kilometer hingga akhirnya ditemukan di aliran Sungai Silandak, Kelurahan Purwoyoso.

“Informasinya sore tadi hujan di Kecamatan Ngaliyan, lalu dari kawasan KIC [korban] diduga terseret arus sampai Sungai Silandak. Jaraknya kurang lebih sekitar dua kilometer,” jelasnya. 

Selain jasad korban, petugas juga menerima informasi adanya sepeda motor Honda Supra yang tergeletak di KIC. Namun dia belum bisa memastikan kendaraan tersebut milik korban atau bukan.

Ketua RT 02 RW 04 Kelurahan Purwoyoso, Heri Supriyono, mengatakan setelah melihat kondisi jenazah, korban dipastikan bukan warga sekitar. Warga pertama kali mengetahui keberadaan korban setelah melihat bagian tangan muncul di sebuah pojokan rumah warga.

“Kelihatannya bukan warga sini, warga yang pertama kali melihat jenazah itu melihat ada tangan di pojokan rumah dekat kandang ayam tepi Sungai Silandak,” tandasnya. 

Leave a Reply