Diwarnai Kartu Merah dan Penalti, Timnas Indonesia Tundukkan Singapura 2-0

Diwarnai Kartu Merah dan Penalti, Timnas Indonesia Tundukkan Singapura 2-0
Penyerang Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen, melakukan selebrasi seusai menjebol gawang Singapura dalam laga Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Gelora Utama Bung Karno, Jumat (25/9/2026). (Instagram/timnasindonesia)

Nusatime.com, JAKARTA — Timnas Indonesia mengawali kiprahnya di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan setelah menundukkan Singapura 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026) malam.

Dua gol skuad Garuda dicetak Ragnar Oratmangoen pada menit ke-13 dan Ole Romeny melalui titik penalti pada menit ke-74.

Laga yang disaksikan ribuan suporter Merah Putih tersebut berlangsung penuh drama. Singapura harus bermain dengan 10 orang setelah Safuwan Baharudin mendapat kartu merah pada menit ke-70.

Meski demikian, pertandingan berlangsung cukup sengit. Indonesia tampil lebih dominan dengan menciptakan sejumlah peluang sepanjang laga.

Berdasarkan catatan Flashscore, Indonesia melepaskan 11 tembakan dengan dua di antaranya tepat sasaran. Sementara itu, Singapura hanya menciptakan tiga tembakan dan satu di antaranya tepat sasaran.

Dalam penguasaan bola, Indonesia juga unggul 56% berbanding 44%.

Dalam laga tersebut, pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan debut kepada Luke Vickery yang baru mengambil sumpah kewarganegaraan pada 16 Juli 2026.

Pemain Macarthur FC tersebut langsung memberikan kontribusi dengan menciptakan assist yang diselesaikan Ragnar Oratmangoen menjadi gol pada menit ke-13.

Unggul 1-0, Indonesia terus mendominasi permainan. Singapura bahkan tidak mampu menciptakan peluang berbahaya hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Singapura mulai berani keluar menyerang. Mereka juga lebih agresif dalam duel di lini tengah.

Meski demikian, lini pertahanan Indonesia tampil cukup solid. Skuad Garuda kemudian menggandakan keunggulan melalui penalti Ole Romeny pada menit ke-74.

Kartu Merah dan Penalti Warnai Babak Kedua

Momen tersebut diawali pelanggaran Safuwan Baharudin terhadap Mitchell Baker di luar kotak penalti. Awalnya, wasit Rustam Lutfullin hanya memberikan kartu kuning kepada Safuwan.

Namun, setelah melihat tayangan VAR, wasit asal Uzbekistan tersebut mengubah keputusannya dan memberikan kartu merah kepada Safuwan.

Indonesia kemudian mendapat tendangan bebas yang dieksekusi Thom Haye. Bola hasil tendangan bebas tersebut justru mengenai tangan kiri pemain Singapura, Song Ui-Young.

Wasit pun menunjuk titik putih dan memberikan penalti kepada Indonesia. Ole Romeny yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik. Indonesia pun unggul 2-0.

Unggul jumlah pemain membuat Indonesia semakin leluasa mengendalikan pertandingan. Namun, hingga peluit akhir berbunyi, tidak ada tambahan gol yang tercipta.

Kemenangan tersebut membuat Indonesia mengoleksi tiga poin dan untuk sementara menempati posisi kedua klasemen Grup A. Malaysia berada di puncak klasemen setelah sebelumnya mengalahkan Bangladesh 3-0.

Selanjutnya, Indonesia akan menghadapi Malaysia di SUGBK pada Senin (28/9/2026) malam. Setelah itu, skuad Garuda masih akan menghadapi Bangladesh pada Kamis (1/10/2026).

Pada FIFA ASEAN Cup 2026, setiap tim di Grup A bertanding satu kali melawan tiga tim lainnya. Hanya juara grup yang berhak melaju ke final, sedangkan tim yang finis sebagai runner-up akan tampil dalam pertandingan perebutan tempat ketiga.

Susunan Pemain

Indonesia (5-4-1)

Paes (Gk); Verdonk (Thom Haye 64′), Diks, Baggott, Hubner, James (Tjoe-A-On 46′); Vickery (Ridho 79′), Pelupessy, Oratmangoen (Ivar Jenner 63′), Romeny (Hannan 75′); Mitchell Baker.

Singapura (4-2-3-1)

Mahbud (Gk); Stewart, Harun, Baharudin, Abdullah (Suhaimi 90′); Shahiran, Nakamura (Chew 80′); Zulkifli (Mahler 62′), Stewart, Anuar (Song Ui-Young 46′); Fandi (Kweh 62′).

Leave a Reply