Gempa Cianjur, KAI Sempat Hentikan Perjalanan KA Siliwangi

Gempa Cianjur, KAI Sempat Hentikan Perjalanan KA Siliwangi
Ilustrasi gempa. (Freepik)

Nusatime.com, CIANJUR — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung sempat menghentikan sementara perjalanan KA Siliwangi di lintas Ciranjang-Cianjur, Jawa Barat, setelah terjadi gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,5 yang berpusat di wilayah Cianjur, Sabtu (6/6/2026) malam.

Manager Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan penghentian sementara perjalanan kereta dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) keselamatan yang berlaku setiap kali terjadi gempa bumi.

Menurutnya, seluruh kereta yang sedang beroperasi wajib dihentikan sementara guna memastikan kondisi sarana dan prasarana perkeretaapian tetap aman untuk dilalui.

“Sesuai SOP ketika terjadi gempa, seluruh kereta api yang sedang berjalan dihentikan terlebih dahulu untuk dilakukan pemeriksaan guna memastikan keamanan perjalanan,” kata Kuswardojo saat dihubungi, Sabtu malam, dilansir Antara.

Gempa magnitudo 3,5 yang terjadi pada Sabtu malam sempat dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah Kabupaten Cianjur. Dampaknya, KA Siliwangi dengan relasi Cipatat-Sukabumi diberhentikan sementara di petak jalan Ciranjang-Cianjur pada pukul 20.11 WIB.

Penghentian dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan tidak ada gangguan maupun kerusakan pada jalur rel akibat guncangan gempa.

Kuswardojo menjelaskan petugas segera melakukan pemeriksaan terhadap kondisi jalur kereta api setelah gempa terjadi. Setelah dipastikan tidak terdapat dampak yang membahayakan operasional, perjalanan kereta kembali dilanjutkan.

Namun, setibanya di Stasiun Cianjur, KA Siliwangi belum langsung diberangkatkan menuju Sukabumi. Petugas masih melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap lintas jalur Cianjur-Sukabumi guna memastikan seluruh jalur dalam kondisi aman.

Setelah seluruh pemeriksaan selesai dan jalur dinyatakan aman, KA Siliwangi 345 kembali diberangkatkan dari Stasiun Cianjur menuju Sukabumi pada pukul 20.52 WIB.

“KA Siliwangi 345 berangkat kembali dari Stasiun Cianjur pukul 20.52 WIB setelah seluruh lintas dipastikan aman untuk perjalanan kereta api. Selama pemeriksaan dilakukan, penumpang tetap berada di dalam rangkaian kereta,” ujarnya.

Selama proses pemeriksaan berlangsung, petugas memberikan informasi secara berkala kepada para penumpang mengenai alasan penghentian sementara perjalanan serta perkembangan hasil pengecekan jalur.

“Kami terus memberikan informasi terkait penyebab penghentian sementara, termasuk perkembangan pemeriksaan jalur. Selama proses berjalan, seluruh penumpang tetap berada di tempat duduknya masing-masing,” kata Kuswardojo.

KAI memastikan langkah penghentian sementara tersebut dilakukan demi menjamin keselamatan perjalanan kereta api dan keamanan seluruh penumpang setelah terjadi gempa bumi di wilayah Cianjur.

Leave a Reply