Nusatime.com, BOYOLALI — Sebuah kandang ayam di Dukuh Karangpung RT 004/RW 007, Desa Kismoyoso, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali terbakar pada Selasa (18/8/2026) pagi. Akibat kebakaran tersebut, sebanyak 15.000 ekor ayam mati.
Kabid Damkar Boyolali, Supriyono, mengatakan kebakaran terjadi pada Selasa pagi dan dilaporkan sekitar pukul 07.00 WIB.
”Luas bangunan terbakar 12 meter x 80 meter. Jenis bangunan semi permanen, akan tetapi penyebabnya belum diketahui,” kata dia kepada Espos, Selasa.
Ia mengatakan kronologi berawal ketika seorang warga hendak bercocok tanam di sawah dan melihat api di salah satu bagian kandang ayam.
Warga tersebut kemudian memanggil warga lainnya dan mereka berusaha memadamkan api.
Mereka juga membangunkan penjaga kandang yang tertidur. Setelah itu, warga memanggil Damkar Boyolali. Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.
”Petugas kemudian sampai lokasi dan memadamkan api. Sempat terhambat suplai air dan selesai pendinginan pukul 11.00 WIB. Ayam 15.000 ekor sebesar kepalan ayam mati semua. Kerugian belum bisa ditaksir karena pemilik pingsan dan tidak bisa diajak bicara,” kata dia.
Rumah di Andong Ikut Terbakar
Kebakaran juga terjadi di sebuah rumah di Dukuh Kunti Lor, Desa Kunti, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali, pada Selasa dini hari.
Rumah berukuran 9 meter x 12 meter tersebut terbakar. Kebakaran diduga berasal dari sisa aktivitas membakar ikan yang ditinggalkan.
”Ada korban luka bakar 1 orang,” kata dia.
Kronologi bermula dari sisa aktivitas membakar ikan yang ditinggal untuk memancing. Kemudian, pemilik rumah bernama Wagiman pulang ke rumah lalu tidur.
Diduga sisa arang masih menyala dan merambat ke tumpukan jerami sehingga api membesar dan merembet ke bangunan di sebelah utara.
”Api juga merembet ke bangunan sebelahnya milik saudara Pak Wagiman yang luas bangunan 7 meter x 11 meter, untuk yang terbakar sekitar 4 meter x 7 meter,” kata dia.

Leave a Reply