Kecamatan Pasar Kliwon Terjunkan 155 Petugas Bersihkan Sampah Seusai Haul Solo

Kecamatan Pasar Kliwon Terjunkan 155 Petugas Bersihkan Sampah Seusai Haul Solo
Camat Pasar Kliwon Ari Wibowo memberikan keterangan kepada wartawan di Pendapa Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Minggu (4/10/2026). (Daerah/Wahyu Prakoso)

Nusatime.com, SOLO — Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, menerjunkan 155 petugas dan relawan untuk membersihkan fasilitas umum serta jalan-jalan perkampungan seusai acara Haul Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi (Haul Solo) 2026.

Pantauan Espos, petugas dan relawan mengikuti apel sebelum bertugas di Pendapa Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Minggu (4/10/2026) pukul 11.30 WIB. Camat Pasar Kliwon Ari Wibowo memimpin apel sekaligus memberikan arahan kepada petugas gabungan.

“Kami melaksanakan apel bersama untuk kesiapan rencana pembersihan sampah kegiatan Haul Habib Ali karena memang seluruhnya berada di kawasan Pasar Kliwon. Jadi, kami fokus, all out, semua kelurahan kami terjunkan ke sini,” kata Ari kepada wartawan.

Menurut dia, jalan-jalan protokol sudah ditangani petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Solo. Sementara itu, Kecamatan Pasar Kliwon berfokus membersihkan sampah di wilayah masing-masing kelurahan.

“Kami menggunakan 15 mobil L300 untuk mengangkut sampah. Sesuai arahan DLH, kami tidak menggunakan kendaraan roda tiga, tetapi tetap memakai kendaraan yang besar,” ungkap dia.

Ari menjelaskan, berdasarkan pengalaman penyelenggaraan Haul Solo pada tahun sebelumnya, pembersihan sampah di kawasan perkampungan membutuhkan waktu dua hingga tiga hari.

“Tahun ini sangat luar biasa, jumlah tamu lebih dari tahun lalu karena bertepatan dengan akhir pekan dan terbukti dengan jumlah pengunjungnya lebih banyak. Tentunya potensi sampahnya akan lebih banyak sekali dan itu menjadi tantangan bagi kami,” ujar dia.

Dia mengatakan, berdasarkan catatan DLH Solo, jumlah sampah yang diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Putri Cempo mencapai 40 truk pada Haul Solo 2025.

Ari menilai Haul Solo 2026 berjalan sukses. Sejumlah pemangku kepentingan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo turut menyediakan tenda gratis untuk tempat beristirahat bagi para tamu di sejumlah titik.

Namun, menurut Ari, masih terdapat sejumlah kekurangan yang perlu menjadi bahan evaluasi. Beberapa tenda tidak dilengkapi alas sehingga tamu yang beristirahat di dalamnya merasa kedinginan dan terganggu oleh semut. Hal tersebut menjadi catatan agar pelayanan kepada tamu pada kegiatan mendatang dapat ditingkatkan.

Selain itu, lanjut Ari, beberapa tenda di Alun-Alun Selatan tidak memiliki aliran listrik. Jumlah toilet yang tersedia juga dinilai masih kurang. Pemkot Solo akan meningkatkan pelayanan pada kegiatan berikutnya.

Leave a Reply