Nusatime.com, JOMBANG – Tiga orang remaja meninggal dunia dalam kecelakaan maut yang melibatkan antara sepeda motor dan truk di simpang empat Jalan Raya Mastrip, Desa Kepuhkembeng, Kabupaten Jombang, Jumat (15/5/2025).
Kepala Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas (Kanit Gakkum Satlantas) Polres Jombang, Ipda Siswanto, mengatakan kecelakaan itu terjadi berawal dari tiga remaja yang awalnya naik sepeda motor melaju di simpang empat Jalan Raya Mastrip, Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan tersebut.
“Saat itu sepeda motor melaju dari arah selatan ke utara dan truk melaju dari arah barat ke timur dan di lokasi terjadi kecelakaan tersebut,” katanya di Jombang, Jumat.
Kecelakaan yang terjadi pada Jumat dini hari itu menyebabkan tiga remaja yang naik sepeda motor Honda Scoopy berpelat nomor S 6717 ODG meninggal dunia. Mereka antara lain Rendra Alif, 15, remaja warga Desa Gondanglegi, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk.
Sedangkan dua penumpangnya adalah Zaki Absal, 15, warga Desa Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya, dan Vanezyo, 15, warga Desa Sidomukti, Kecamatan Kepuhbaru, Kabupaten Bojonegoro.
Ketiganya diketahui sempat terpental setelah kendaraannya terlibat kecelakaan dengan truk Mitsubishi Fuso berpelat nomor B-9559 tersebut. Dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan satu orang meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit.
“Untuk korbannya terpental di sisi utara, sebelah timur di tempat ojek-ojek. Kondisinya meninggal dunia. Korbannya tiga, dua meninggal dunia di lokasi kejadian dua dan satunya meninggal saat perjalanan ke rumah sakit,” kata dia yang dikutip dari Antara.
Pihaknya juga secara sigap menerjunkan tim untuk mengevakuasi para korban tersebut. Mereka dibawa ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.
Sedangkan sepeda motor yang dikemudikan juga sudah dievakuasi ke lokasi barang bukti Polres Jombang.
Untuk keluarga korban, dari Polres Jombang juga sudah koordinasi dan memberitahu keluarga sehingga mereka bisa datang ke rumah sakit.
Ia menambahkan saat ini polisi masih meminta keterangan dari para saksi. Sedangkan pengemudi truk masih melarikan diri.
Polisi juga sudah mendapatkan identitas yang tertera di truk tersebut dan dilakukan pengejaran. Sampai saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.
“Untuk truknya [sopir] melarikan diri namun identitas sudah kami kantongi. Kami lakukan pengejaran,” kata Siswanto.
Polisi juga mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk berhati-hati terlebih lagi saat lewat di jalan persimpangan dengan mematuhi rambu-rambu lalu lintas guna mencegah terjadinya kecelakaan di jalan raya.

Leave a Reply