Kronologi Kecelakaan Maut di Tegrat Sragen, Pemotor Meninggal Tertabrak Truk

Kronologi Kecelakaan Maut di Tegrat Sragen, Pemotor Meninggal Tertabrak Truk
Tim gabungan melakukan evakuasi korban lakalantas yang masuk ke selokan di jalan ring road utara Tegrat, Nglorog, Sragen, Kamis (11/6/2026) dinihari. (Istimewa/PMI Sragen)

Nusatime.com, SRAGEN — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sragen mengungkap kronologi kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di Jalan Ring Road Utara, tepatnya di Simpang Tiga Tegrat, Desa Nglorog, Kecamatan Sragen, Kamis (11/6/2026) dini hari.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 01.00 WIB tersebut melibatkan truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi B 9038 WO dan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AD 5774 AZE.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kasatlantas Polres Sragen AKP Kukuh Tirto Satria Leksono mengatakan laporan kecelakaan diterima petugas sekitar pukul 01.15 WIB.

Dalam kejadian tersebut, pengendara sepeda motor, Andri Supriyanto, 41, warga Dukuh Demakan, Desa Pilangsari, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, meninggal dunia di lokasi kejadian akibat mengalami cedera kepala berat.

Sementara itu, truk Fuso dikemudikan Bryan Ade Kurniawan, 26, warga Desa Alastuwo, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, dengan seorang penumpang bernama Roni, 57, warga Kabupaten Banjarnegara.

“Pengendara sepeda motor menjadi korban lakalantas dengan kondisi meninggal dunia lantaran mengalami cedera kepala berat. Tim Unit Gakkum Satlantas telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dua orang saksi,” ujar Kukuh kepada Espos, Kamis.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengumpulan keterangan saksi, kecelakaan bermula ketika truk Mitsubishi Fuso melaju dari arah barat menuju timur. Saat itu, truk berada di belakang sebuah mobil yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Pada saat bersamaan, korban mengendarai sepeda motor dari arah berlawanan, yakni dari timur menuju barat.

“Setelah mendekati lokasi kejadian, diduga pengemudi truk Fuso berusaha mendahului mobil yang berada di depannya dengan mengambil jalur kanan. Pada saat yang sama, dari arah berlawanan melaju sepeda motor korban,” jelas Kukuh.

Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, pengemudi truk diduga tidak mampu mengendalikan kendaraannya sehingga terjadi benturan dengan sepeda motor yang dikendarai korban.

Akibat benturan tersebut, Andri terpental dan terjatuh ke dalam selokan di pinggir jalan. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian karena mengalami luka berat di bagian kepala.

Petugas Satlantas Polres Sragen masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut, termasuk melengkapi keterangan saksi dan barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.

Jenazah korban sebelumnya telah dievakuasi oleh tim gabungan ke Instalasi Forensik RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen untuk penanganan lebih lanjut.

Leave a Reply