Magnet Wisata, Arus Kendaraan di GT Karanganyar Naik 71% saat Lebaran 2026

Magnet Wisata, Arus Kendaraan di GT Karanganyar Naik 71% saat Lebaran 2026
Pada periode H+1 hingga H+2 Idulfitri 1447 H atau 21–22 Maret 2026, tercatat sebanyak 39.819 kendaraan melintas melalui GT Karanganyar, atau rata-rata 19.910 kendaraan per hari. (Istimewa)

Nusatime.com, KARANGANYAR — PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) mencatat peningkatan volume kendaraan yang melintas melalui Gerbang Tol (GT) Karanganyar selama periode Lebaran 2026.

Pada periode H+1 hingga H+2 Idulfitri 1447 H atau 21–22 Maret 2026, tercatat sebanyak 39.819 kendaraan melintas melalui GT Karanganyar, atau rata-rata 19.910 kendaraan per hari.

Jumlah tersebut meningkat 71% dibandingkan kondisi normal yang tercatat sekitar 23.257 kendaraan atau rata-rata 11.629 kendaraan per hari.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada Lebaran 2025, volume lalu lintas tersebut juga mengalami kenaikan sekitar 4,9% dari total 37.967 kendaraan atau rata-rata 18.984 kendaraan per hari.

Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi, Mery Natacha Panjaitan, mengatakan peningkatan volume kendaraan menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat menuju kawasan wisata di Karanganyar dan sekitarnya.

Menurut dia, ruas Tol Solo–Ngawi memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas menuju destinasi wisata, khususnya kawasan Tawangmangu.

Jika dihitung secara kumulatif selama periode H-10 hingga H+2 Lebaran atau 11–22 Maret 2026, total kendaraan yang melintas melalui GT Karanganyar mencapai 148.234 kendaraan atau rata-rata 12.353 kendaraan per hari.

Jumlah tersebut meningkat sekitar 24,8% dibandingkan kondisi normal yang tercatat sebanyak 118.775 kendaraan atau rata-rata 9.898 kendaraan per hari.

Mery mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang menggunakan ruas Tol Solo–Ngawi selama periode Lebaran.

Menurut dia, peningkatan volume kendaraan tersebut menunjukkan peran penting jalan tol dalam mendukung konektivitas antardaerah sekaligus mendorong sektor pariwisata di Karanganyar.

Seiring meningkatnya volume kendaraan, PT JSN juga melakukan sejumlah langkah untuk mengantisipasi antrean di gerbang tol.

Upaya tersebut dilakukan dengan mengoperasikan empat gardu Oblique Approach Booth (OAB), yang terdiri dari dua gardu keluar dan dua gardu masuk.

Selain itu, perusahaan juga menambah 10 personel mobile reader guna mempercepat proses transaksi serta menjaga kelancaran arus kendaraan.

PT JSN menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan jalan tol yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Perusahaan berharap keberadaan Tol Solo–Ngawi dapat terus memberikan manfaat nyata bagi pengembangan sektor pariwisata serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

PT JSN juga mengimbau pengguna jalan tol untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan.

Pengguna jalan juga diminta memastikan saldo uang elektronik mencukupi serta mengisi bahan bakar sebelum memasuki jalan tol. Jika merasa lelah saat berkendara, pengguna jalan disarankan beristirahat di tempat yang telah disediakan.

Informasi lalu lintas jalan tol Jasa Marga Group dapat diakses melalui One Call Center 24 jam di nomor 133 maupun aplikasi Travoy yang tersedia untuk perangkat iOS dan Android.

Leave a Reply