MTsN 7 Klaten dan SMAN 1 Klaten Juara LCC PMR Tingkat Kabupaten

MTsN 7 Klaten dan SMAN 1 Klaten Juara LCC PMR Tingkat Kabupaten
Plt Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi secara simbolis menyerahkan piala Lomba Cerdas Cermat Madya dan Wira tingkat Kabupaten Klaten di SMKN 1 Klaten, Sabtu (31/10/2026). (Espos/Taufiq Sidik Prakoso)

Nusatime.com, KLATEN — MTs Negeri 7 Klaten dan SMA Negeri 1 Klaten meraih juara I pada ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Palang Merah Remaja (PMR) Madya dan Wira tingkat Kabupaten Klaten, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan yang kali pertama digelar Palang Merah Indonesia (PMI) Klaten itu diikuti ratusan murid dari berbagai sekolah.

LCC PMR tingkat Madya dan Wira tahun 2026 tersebut digelar di SMK Negeri 1 Klaten. Kegiatan diikuti dari 119 sekolah dengan total peserta 357 orang.

Ketua PMI Kabupaten Klaten, Purwanto Anggono Cipto, menjelaskan LCC bertujuan meningkatkan pengetahuan kepalangmerahan dan wawasan umum anggota PMR. Selain itu, ajang tersebut untuk melatih kemampuan berpikir kritis, disiplin, percaya diri dan kerja sama.

Kompetisi diikuti 79 tim PMR Madya dengan 237 peserta dan 40 tim PMR Wira dengan 120 peserta. Materi lomba meliputi kepalangmerahan, pertolongan pertama, donor darah, kesehatan remaja, kesiapsiagaan bencana, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, hingga keselamatan lalu lintas.

Pada kategori PMR Madya, juara I diraih MTsN 7 Klaten, juara II SMP Negeri 1 Manisrenggo, dan juara III SMP Negeri 1 Delanggu.

Pada kategori PMR Wira, juara I diraih SMA Negeri 1 Klaten, juara II SMA Negeri 1 Karanganom, dan juara III SMK Muhammadiyah Delanggu. “PMI Klaten berharap dapat melahirkan generasi muda yang berpengetahuan, berkarakter, serta memiliki kepedulian dan jiwa kemanusiaan,” kata Purwanto berdasarkan keterangan tertulis yang diterima dari PMI Klaten.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Klaten, Mahanni Yulindha Pratiwi, mengapresiasi PMI Klaten atas pembinaan generasi muda melalui kegiatan kepalangmerahan. Linda Benny menjelaskan ajang LCC tak hanya menguji tentang PMR, pengetahuan umum hingga bahaya narkoba.

“Kegiatan ini sekaligus untuk melatih berpikir kritis, kedisiplinan, percaya diri dan paling utama yakni kerja sama. Ajang ini melatih generasi muda yang berkarakter dan menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah,” kata Linda Benny.

Pada kesempatan itu, Linda juga mengapresiasi PMI Klaten meraih prestasi di ajang internasional. PMI Klaten mewakili Indonesia dan lolos sebagai pemenang proposal inovatif pada proyek internasional mewakili Indonesia dari 68 negara.

“Prestasi ini membuktikan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh PMI Klaten sudah diakui secara internasional,” ungkap Linda.

Leave a Reply