Pertamina Turunkan Harga Avtur dan Sejumlah BBM Nonsubsidi, Berikut Daftarnya

Pertamina Turunkan Harga Avtur dan Sejumlah BBM Nonsubsidi, Berikut Daftarnya
Ilustrasi kilang Pertamina Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah. (Reuters-Darren Whiteside)

Nusatime.com, JAKARTA — PT Pertamina (Persero) menurunkan harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai 1 Juli 2026. Penurunan berlaku untuk Pertamax Turbo serta dua jenis BBM diesel, yakni Dexlite dan Pertamina Dex. Selain itu, harga avtur untuk penerbangan domestik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga dipangkas hingga 14 persen.

Berdasarkan laman resmi Pertamina yang dikutip Rabu (1/7/2026), di wilayah Jabodetabek harga Dexlite (CN 51) turun dari Rp23.000 menjadi Rp19.700 per liter. Sementara Pertamina Dex (CN 53) turun dari Rp24.800 menjadi Rp21.150 per liter.

Harga Pertamax Turbo (RON 98) juga mengalami penurunan dari Rp20.750 menjadi Rp19.300 per liter. Adapun harga Pertamax (RON 92) tetap Rp16.250 per liter dan Pertamax Green (RON 95) masih dipatok Rp17.000 per liter.

Sementara itu, harga BBM bersubsidi maupun BBM penugasan tidak mengalami perubahan. Harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Penyesuaian harga tersebut dilakukan untuk mengimplementasikan Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen Nomor 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang disalurkan melalui stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Sebelumnya, pada 10 Juni 2026, Pertamina sempat menaikkan harga Pertamax dan Pertamax Green setelah beberapa bulan pemerintah menahan harga BBM di tengah lonjakan harga minyak dunia akibat konflik Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan mengikuti dinamika harga minyak dunia dan mengacu pada regulasi yang berlaku.

“Sesuai yang kita ketahui, penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya, langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah,” ujar Kitty dalam keterangan resminya.

Selain BBM kendaraan, Pertamina juga menurunkan harga avtur untuk penerbangan domestik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai 1 Juli 2026. Harga avtur dipangkas dari Rp22.190 per liter menjadi Rp19.190 per liter atau turun sekitar Rp3.000 per liter, setara dengan penurunan sekitar 14 persen.

Kitty mengatakan Pertamina tidak hanya menghadirkan harga yang kompetitif, tetapi juga memastikan kualitas produk tetap sesuai spesifikasi agar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

“Selain menghadirkan harga yang kompetitif, kami juga terus memastikan kualitas produk sesuai spesifikasi sehingga masyarakat memperoleh manfaat optimal, baik dari sisi performa kendaraan maupun efisiensi penggunaan bahan bakar,” ujarnya.

Leave a Reply