Polri Sarankan Pemudik Manfaatkan WFA untuk Hindari Puncak Arus Balik

Polri Sarankan Pemudik Manfaatkan WFA untuk Hindari Puncak Arus Balik
Sejumlah kendaraan pemudik melaju di Jalan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Batang, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (19/3/2026). Pos Pengamanan (Pospam) GT Kalikangkung mencatat, jumlah kendaraan arus mudik di Tol Trans Jawa ruas Semarang-Batang dari arah Jakarta yang memasuki GT Kalikangkung menuju sejumlah wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur pada H-2 Lebaran hingga pukul 17.00 WIB yakni mencapai sekitar 106.420 unit kendaraan, sehingga pihak Polda Jateng menerapkan skema satu arah lokal secara situasional dari Semarang KM 414 hingga Tol Salatiga KM 460 sebagai upaya mengurai kepadatan pemudik tol. (ANTARA FOTO/Makna Zaezar/wsj)

Nusatime.com, JAKARTA — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengimbau pemudik memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) untuk mengatur jadwal perjalanan saat arus balik Lebaran 2026.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengatakan puncak arus balik diperkirakan terjadi dalam dua tahap, yakni pada Senin–Selasa (23–24/3/2026) serta Sabtu–Minggu (28–29/3/2026).

Karena itu, masyarakat disarankan menyesuaikan waktu perjalanan dengan memanfaatkan kebijakan WFA yang masih berlaku pada 26–28 Maret 2026.

“Silakan manfaatkan work from anywhere. Tanggal 26, 27, 28 Maret itu masih WFA. Mungkin bisa kembali di tanggal 26 atau 27 Maret,” ujar Agus di Gedung Korlantas Polri, Jakarta, Minggu (22/3/2026).

Menurutnya, pengaturan jadwal perjalanan tersebut diharapkan dapat mengurangi penumpukan kendaraan di jalur arus balik.

“Mudah-mudahan dengan dua tahap ini arus balik bisa terurai sehingga kepadatan pada tanggal 24 bisa kita kelola dengan baik,” katanya.

Agus menambahkan seluruh satuan tugas dalam Operasi Ketupat 2026 masih terus bekerja untuk mendukung kelancaran arus balik.

Satgas yang diterjunkan meliputi satuan tugas preventif, penegakan hukum, hingga bantuan operasional di lapangan.

“Kami berharap anggota tetap semangat di lapangan dan terus berkolaborasi dengan berbagai stakeholder agar perjalanan masyarakat berlangsung aman dan selamat,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan juga mengimbau masyarakat memanfaatkan kebijakan WFA untuk mengatur waktu perjalanan arus balik.

“Bisa kembali pada tanggal 25, 26, 27 sampai dengan 29 sehingga arus puncak bisa tersebar setiap hari,” katanya.

Pengaturan waktu perjalanan tersebut diharapkan dapat menciptakan arus lalu lintas yang lebih lancar dan nyaman bagi masyarakat yang kembali dari kampung halaman.

Leave a Reply