Nusatime.com, SEMARANG — Puncak arus mudik Lebaran Idulfitri 2026 yang menggunakan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 dengan jumlah penumpang tiba mencapai 24.357 orang.
Sementara itu, puncak arus balik Lebaran diprediksi terjadi pada 23 Maret 2026 dengan jumlah penumpang berangkat mencapai 22.835 orang.
Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan jumlah penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 4 sejak Rabu (11/3/2026) hingga Sabtu (14/3/2026) tercatat mencapai 69.258 orang. Sedangkan jumlah penumpang yang turun pada periode yang sama mencapai 76.511 orang di seluruh stasiun wilayah Daop 4 Semarang.
“Para pelanggan didominasi dengan kereta api tujuan Jakarta, Surabaya, Solo, serta Purwokerto. Kereta jarak jauh favorit keberangkatan dari Daop 4 antara lain KA Ambarawa Ekspres, KA Tawangjaya, KA Menoreh, dan KA Gunungjati,” ujar Luqman saat dikonfirmasi Espos, Sabtu.
Selama masa angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 4 Semarang mengoperasikan 36 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari dari wilayah Daop 4 Semarang untuk melayani mobilitas masyarakat.
Rinciannya, 34 perjalanan merupakan kereta reguler dan dua perjalanan lainnya kereta tambahan. Secara keseluruhan, jumlah kursi yang disiapkan selama periode angkutan Lebaran 2026 mencapai 423.412 tempat duduk.
Jumlah tersebut meningkat sekitar 3% dibandingkan periode angkutan Lebaran 2025 yang mencatat total 409.160 penumpang di wilayah Daop 4 Semarang.
Hingga saat ini, tiket kereta api jarak jauh dengan keberangkatan awal dari wilayah Daop 4 Semarang yang telah terjual mencapai 191.470 kursi atau sekitar 45% dari total kapasitas tempat duduk yang tersedia.
“Kami juga telah menyiapkan berbagai sumber daya guna memberikan layanan maksimal, termasuk kesiapan SDM, sarana, prasarana, serta aspek lainnya yang menunjang kelancaran operasional angkutan Lebaran 2026,” ungkap Luqman.
Untuk memperkuat pengamanan selama masa angkutan Lebaran, KAI Daop 4 Semarang menyiagakan 393 personel keamanan. Personel tersebut terdiri dari 117 anggota Polsuska, 208 petugas keamanan internal, dan 68 personel eksternal dari unsur TNI dan Polri.
Selain itu, Daop 4 Semarang juga memetakan 39 titik rawan yang masuk kategori daerah perhatian khusus. Di titik tersebut ditempatkan petugas tambahan, terdiri atas 14 petugas pemeriksa jalur, 61 petugas tambahan penjaga pintu perlintasan di 33 lokasi, serta 39 personel yang memantau titik-titik rawan di wilayah Daop 4 Semarang.
“Keandalan sarana juga telah dipastikan melalui ramp check atau pemeriksaan kelaikan operasional lokomotif dan kereta. Sebanyak 20 lokomotif, 138 kereta penumpang, serta 17 kereta pembangkit telah disiapkan untuk mendukung operasional selama masa angkutan Lebaran,” tandasnya.

Leave a Reply