Nusatime.com, PEKALONGAN—Rektor Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Prof. Ridwan, bersama Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Prof. Sunhaji, menghadiri opening ceremony Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah (PORSI) JAWARA II Tahun 2026 di UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan, Rabu (9/9/2026) petang.
Kehadiran pimpinan UIN Saizu tersebut menjadi bentuk dukungan langsung kepada 73 mahasiswa kontingen UIN Saizu yang akan berkompetisi dalam ajang tingkat PTKIN tersebut. Turut hadir Kepala Bagian Umum UIN Saizu Purwokerto, Nurkhikmah, serta sejumlah dosen pendamping.
Pembukaan PORSI JAWARA II berlangsung di Gedung Student Center UIN Gus Dur Pekalongan. Mengusung tema “Energi Juara, Harmoni Nusantara”, kegiatan tersebut mempertemukan lebih dari 1.500 mahasiswa dari 18 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia.
Para peserta akan berkompetisi dalam 27 bidang perlombaan yang mencakup cabang olahraga, seni, dan ilmiah. Kompetisi berlangsung selama lima hari, 9-13 September 2026.
Bagi UIN Saizu, keikutsertaan dalam PORSI JAWARA II menjadi momentum untuk mengembangkan potensi mahasiswa sekaligus memperkuat pengalaman mereka dalam kompetisi di tingkat nasional.
Sebelum berangkat ke Pekalongan, Prof. Ridwan telah melepas secara resmi kontingen UIN Saizu di lobi Rektorat UIN Saizu Purwokerto, Rabu pagi. Dalam kesempatan tersebut, Rektor meminta seluruh atlet, pelatih, pendamping, dan ofisial menjaga kesiapan serta memberikan dukungan penuh kepada para mahasiswa selama kompetisi.

Prof. Ridwan berharap prestasi kontingen UIN Saizu tahun ini dapat lebih baik dibandingkan capaian pada tahun-tahun sebelumnya. “Buktikan bahwa Anda bisa untuk mengharumkan, melangitkan nama kampus di level Jawa dan Madura ini,” tegas Prof. Ridwan.
Ia juga berpesan agar para mahasiswa tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi mampu menunjukkan karakter, semangat juang, dan nama baik almamater selama berada di arena pertandingan. (NA)
“Selamat berjuang, selamat untuk berprestasi, dan selamat untuk mengukir sejarah yang terbaik bagi kampus kita, kampus yang kita cintai,” katanya.
Prof. Ridwan kemudian hadir langsung dalam pembukaan PORSI JAWARA II di UIN Gus Dur Pekalongan. Kehadirannya menjadi bagian dari dukungan pimpinan terhadap perjuangan para mahasiswa UIN Saizu.
Potensi Menjadi Generasi Unggul
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno, dalam sambutannya mengatakan mahasiswa PTKIN memiliki potensi besar untuk menjadi generasi unggul yang mampu memberikan kontribusi bagi bangsa.
Menurutnya, pendidikan tinggi Islam tidak hanya berorientasi pada pengembangan kemampuan intelektual. Kampus juga memiliki peran dalam membentuk karakter, kreativitas, kepemimpinan, sportivitas, dan kemampuan mahasiswa untuk berkolaborasi.
“Mahasiswa PTKIN itu paket komplet, ada yang ahli sains, jago olahraga, bertalenta di bidang seni, dan tidak banyak kampus yang multitalent seperti PTKIN. Jadi para peserta mahasiswa ini adalah kesempatan bagi kalian untuk mengukir prestasi,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UIN Gus Dur Pekalongan, Zaenal Mustakim, menegaskan bahwa PORSI JAWARA II tidak sekadar menjadi arena untuk menentukan pemenang dalam pertandingan.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang perjumpaan mahasiswa PTKIN dari berbagai daerah. Kompetisi diharapkan berlangsung dalam suasana yang sehat dengan tetap mengedepankan sportivitas dan persaudaraan.
“Saya pastikan kegiatan ini akan berlangsung fair dan sportif, jadi mohon kepada para atlet menjunjung tinggi semangat dan sportivitasnya,” ujarnya.
Sebagai tuan rumah, UIN Gus Dur Pekalongan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kontingen. Panitia juga memastikan seluruh rangkaian kompetisi berlangsung aman, tertib, sportif, dan memberikan pengalaman positif bagi peserta.
Kesiapan kontingen UIN Saizu sebelumnya diperkuat melalui pembekalan yang diberikan Wakil Rektor III Prof. Sunhaji di Hall Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto, Senin (7/9/2026).
Dalam pembekalan tersebut, Prof. Sunhaji menekankan empat aspek yang harus menjadi perhatian mahasiswa, yakni mental, disiplin, etika dan sportivitas, serta strategi dan kesiapan fisik. Menurut Prof. Sunhaji, 73 mahasiswa yang diberangkatkan merupakan mahasiswa terpilih yang telah melewati proses seleksi.
“Saudara-saudara sekalian adalah mahasiswa terpilih dari total 15 ribuan mahasiswa UIN Saizu. Atas nama pimpinan, saya mengucapkan terima kasih kepada Saudara-saudara yang telah bersemangat melewati seluruh proses seleksi,” ujarnya.
Ia meminta mahasiswa tidak mudah terpengaruh tekanan saat menghadapi lawan. Kesiapan mental, kata dia, perlu berjalan beriringan dengan kemampuan teknis agar mahasiswa dapat tampil maksimal. Selain itu, peserta diminta menjaga kedisiplinan, mengatur waktu, dan tetap memperhatikan kewajiban akademik selama mengikuti kompetisi.
Prof. Sunhaji juga mengingatkan seluruh kontingen untuk menjaga etika dan sportivitas. Para mahasiswa diminta menghormati keputusan juri, menjaga kebersihan dan ketertiban, serta bijak menggunakan media sosial.
“Junjung tinggi sportivitas dan hormati setiap keputusan juri. Jaga kebersihan, ketertiban, serta nama baik kampus. Bijaklah dalam bermedia sosial dan hindari tindakan yang bersifat memprovokasi,” pesannya.
Ruang untuk Memperluas Pengalaman
Ketua Kontingen UIN Saizu Purwokerto, Dr. Alief Budiyono, mengatakan persiapan kontingen telah dilakukan secara matang. Sebanyak 73 mahasiswa didampingi 17 pendamping dan ofisial selama mengikuti PORSI JAWARA II.
Rombongan UIN Saizu akan mengikuti rangkaian kompetisi hingga 13 September 2026.
Keikutsertaan tersebut tidak hanya menjadi kesempatan untuk memburu prestasi. Para mahasiswa juga mendapatkan ruang untuk memperluas pengalaman, membangun jejaring dengan mahasiswa PTKIN dari berbagai daerah, serta mengasah kemampuan di bidang olahraga, seni, dan ilmiah.
Di sisi lain, Plt. Bupati Pekalongan, Sukirman, mengapresiasi penyelenggaraan PORSI JAWARA II yang menghadirkan lebih dari 1.500 peserta dari 18 PTKIN. Menurutnya, kehadiran ribuan mahasiswa dari berbagai daerah turut memperkenalkan Kabupaten Pekalongan sekaligus menunjukkan kesiapan daerah dalam menjadi lokasi kegiatan berskala besar.
“Kami apresiasi kepada UIN Gus Dur yang menjadi tuan rumah pagelaran ini sehingga turut mengenalkan dan meramaikan Kabupaten Pekalongan,” katanya. Ia berharap para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman kompetisi, tetapi juga mengenal keramahan serta kekayaan budaya Pekalongan.
PORSI JAWARA II 2026 pada akhirnya bukan sekadar tentang siapa yang menjadi juara. Ajang ini menjadi ruang untuk mempertemukan talenta mahasiswa PTKIN, membangun persaudaraan, sekaligus menumbuhkan semangat berprestasi.
Dengan dukungan langsung pimpinan, kesiapan 73 kontingen, serta bekal mental dan sportivitas, UIN Saizu Purwokerto siap memberikan penampilan terbaik di PORSI JAWARA II 2026. (NA)

Leave a Reply