Halal Center UIN Saizu Edukasi Sertifikasi Halal di Banyumas DigiFest 2026

Halal Center UIN Saizu Edukasi Sertifikasi Halal di Banyumas DigiFest 2026
Halal Center UIN Saizu Purwokerto turut berpartisipasi dalam Karya Kreatif Serayu (KKS) dan Banyumas DigiFest 2026. (Istimewa)

Nusatime.com, PURWOKERTO-Halal Center UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto turut berpartisipasi dalam Karya Kreatif Serayu (KKS) dan Banyumas DigiFest 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Banyumas di kawasan Menara Teratai Purwokerto pada Sabtu-Minggu (20-21/6/2026). 

Kehadiran Halal Center UIN Saizu menjadi bagian dari upaya memperluas edukasi mengenai pentingnya sertifikasi halal bagi masyarakat dan pelaku usaha di wilayah Banyumas Raya. Mengusung tema Penguatan Sinergi dan Digitalisasi untuk Mengakselerasi UMKM Banyumas Raya yang Tangguh, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan, KKS 2026 menghadirkan lebih dari 100 pelaku UMKM dari wilayah Barlingmascakeb.

Berbagai produk unggulan dipamerkan, mulai dari fesyen, kriya, makanan, minuman, hingga kuliner khas daerah. Selain pameran, Bank Indonesia juga memfasilitasi berbagai program pengembangan UMKM seperti business matching, pelatihan, dan bimbingan teknis guna meningkatkan kapasitas usaha serta daya saing pelaku UMKM.

Pada ajang tersebut, Halal Center UIN Saizu membuka stan edukasi dan konsultasi sertifikasi halal yang melayani informasi mengenai skema sertifikasi halal reguler maupun self declare. Tim yang hadir terdiri atas Ketua Halal Center UIN SAIZU Dani Kusumastuti, Direktur Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UIN Saizu Oki Edi Purwoko, Auditor Halal LPH, serta mahasiswa yang tergabung sebagai Pendamping Proses Produk Halal (P3H).

Ketua Halal Center UIN Saizu, Dani Kusumastuti, menyampaikan apresiasinya kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto yang telah memberikan kesempatan kepada Halal Center UIN Saizu untuk menjadi peserta dalam pameran edukasi tersebut.

“Halal Center UIN Saizu Purwokerto sampai dengan besok diberi kesempatan oleh Bank Indonesia Purwokerto untuk menjadi salah satu peserta di dalam pameran edukasi dalam rangkaian perhelatan acara Karya Kreatif Serayu 2026. Kami sangat senang karena bisa bertemu dengan masyarakat dari berbagai kabupaten di wilayah Barlingmascakeb untuk menyosialisasikan pentingnya halal, standar halal, dan bagaimana sertifikasi halal dapat mendukung kemajuan usaha para pelaku UMKM,” ujarnya.

Menurut Dani, keikutsertaan Halal Center UIN Saizu dalam KKS 2026 menjadi momentum strategis untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya sertifikasi halal sebagai bagian dari peningkatan kualitas produk dan daya saing usaha. Melalui layanan konsultasi yang tersedia di stan, para pelaku usaha dapat memperoleh informasi mengenai persyaratan, prosedur, hingga manfaat sertifikasi halal bagi pengembangan bisnis mereka.

Ia juga mengingatkan bahwa pelaku usaha perlu mempersiapkan produknya dalam menghadapi tahapan implementasi kewajiban sertifikasi halal sesuai ketentuan pemerintah.

“Produk makanan, minuman, barang gunaan tertentu yang menggunakan bahan hewani, jasa penyembelihan, obat, dan kosmetik secara bertahap diwajibkan memiliki sertifikat halal. Sertifikasi halal menjadi jaminan kenyamanan dan ketenangan konsumen, sekaligus meningkatkan kualitas produk sehingga memberikan manfaat bagi kesehatan maupun nilai tambah secara ekonomi,” jelasnya.

Tidak hanya memberikan edukasi kepada pelaku UMKM, stan Halal Center UIN Saizu juga menjadi tempat diskusi bersama sejumlah pejabat daerah yang hadir dalam pembukaan KKS 2026. Dani mengungkapkan bahwa pada hari pertama kegiatan, stan Halal Center UIN Saizu dikunjungi oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, serta jajaran perangkat daerah Kabupaten Banyumas.

Pertemuan tersebut turut membahas penguatan ekosistem halal sebagai salah satu strategi mendukung pengembangan sektor pariwisata di Banyumas dan wilayah sekitarnya.

“Kami juga berdiskusi mengenai halal pada sektor pariwisata. Produk-produk halal sangat mendukung ekosistem halal yang ingin kita bangun untuk mengembangkan pariwisata di Kabupaten Banyumas dan kabupaten lain. Sektor pariwisata akan menggerakkan banyak sektor lain, mulai dari kuliner, perhotelan hingga jasa, sehingga standar halal menjadi bagian penting dari kualitas pelayanan yang prima,” katanya.

Antusiasme masyarakat terhadap stan Halal Center UIN Saizu juga terlihat dari banyaknya pengunjung yang datang untuk berkonsultasi mengenai proses sertifikasi halal. Salah satu yang turut berkunjung adalah konten kreator asal Banyumas, Tarmin Ngaklak, yang menyempatkan diri berdialog dengan tim Halal Center UIN Saizu mengenai pentingnya edukasi halal kepada masyarakat.

Melalui keikutsertaan dalam Karya Kreatif Serayu dan Banyumas DigiFest 2026, Halal Center UIN Saizu berharap semakin banyak pelaku UMKM di wilayah Barlingmascakeb memahami pentingnya sertifikasi halal sebagai upaya meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas akses pasar, serta memperkuat daya saing produk lokal di tingkat nasional maupun global. (NA)

Leave a Reply