Sahid Sunday Market Vol. 03 Gandeng UMKM Lokal dan Angkat Konsep Wellness-Budaya

Sahid Sunday Market Vol. 03 Gandeng UMKM Lokal dan Angkat Konsep Wellness-Budaya
Sahid Jaya Solo kembali menghadirkan Sahid Sunday Market Vol. 03 sebagai ruang kolaborasi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus wadah untuk memperkenalkan produk lokal Solo Raya. Memasuki penyelenggaraan ketiga, kegiatan yang digelar di Sahid Jaya Solo, Sabtu-Minggu (15–16/8/2026), tersebut mengangkat konsep wellness dan budaya.

Nusatime.com, SOLO — Hotel Sahid Jaya Solo kembali menghadirkan Sahid Sunday Market Vol. 03 sebagai ruang kolaborasi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus wadah untuk memperkenalkan produk lokal Soloraya. 

Memasuki penyelenggaraan ketiga, kegiatan yang digelar di Sahid Jaya Solo, Sabtu-Minggu (15–16/8/2026), tersebut mengangkat konsep wellness dan budaya.

Public Relations Manager Hotel Sahid Jaya Solo, Septiarona S., mengatakan Sahid Sunday Market secara konsisten menjadi wadah bagi UMKM untuk berkolaborasi dengan pihak hotel. Pelaku UMKM diberi kesempatan untuk mendistribusikan dan menjual produk sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat.

“Ini sudah kali ketiga kami adakan. Konsepnya hampir sama, yaitu mengajak teman-teman UMKM untuk bisa berkolaborasi bersama. Kami mengakomodasi teman-teman untuk mendistribusikan, menjual, dan memperkenalkan produk-produk lokal Solo maupun Soloraya,” kata Septiarona.

Menurut dia, Sahid Sunday Market Vol. 03 tidak hanya berfokus pada aktivitas ekonomi, tetapi juga menggabungkan unsur wellness dan budaya. Konsep wellness diwujudkan melalui berbagai kegiatan olahraga yang dapat diikuti masyarakat.

“Kami saat ini lebih mengutamakan kesehatan. Kami adakan kegiatan olahraga, yaitu yoga sore. Kemudian tadi pagi juga ada lari. Besok kami ada Zumba,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan juga menyasar anak-anak melalui sejumlah aktivitas edukatif dan kreatif. Sekitar 45 anak mengikuti kegiatan yang meliputi lomba mewarnai, hotel tour, hingga cooking class.

Melalui hotel tour, anak-anak diajak mengenal lebih dekat berbagai fasilitas yang tersedia di hotel. Setelah itu, mereka mengikuti cooking class sederhana dengan kegiatan menghias donat.

“Kami ajak anak-anak untuk hotel tour supaya mengenal fasilitas hotel yang ada di sini. Setelah itu kami ajak cooking class. Cooking class-nya sederhana, yaitu menghias donat,” kata Septiarona.

Sementara itu, unsur budaya dihadirkan melalui keterlibatan sanggar tari dan Sanggar Wayang Gogon. Anak-anak dari sanggar tersebut mendapat ruang untuk menampilkan kesenian dalam rangkaian kegiatan Sahid Sunday Market.

“Untuk kegiatan budaya, kami juga mengajak sanggar tari dan Sanggar Wayang Gogon untuk tampil di sini. Nanti ada sajian tari-tarian dari anak-anak,” ujarnya.

Dari sisi pemberdayaan UMKM, terdapat delapan tenan yang merupakan pelaku UMKM. Selain itu, terdapat dua tenan dari grup Sahid sehingga total terdapat 10 tenan yang berpartisipasi.

“Kami ada delapan tenan, kemudian dua dari grup kami. Jadi totalnya 10 tenan. Delapan ini benar-benar UMKM,” kata Septiarona.

Sahid Sunday Market juga menjadi agenda yang digelar secara berkala setiap dua bulan. Ke depan, pihak hotel berencana semakin memperkuat tema kesehatan dan wellness seiring meningkatnya perhatian masyarakat terhadap gaya hidup sehat.

“Ke depannya kami lebih ke tema kesehatan, wellness, jadi lebih fokus. Saat ini banyak yang semakin melek dengan kesehatan, sehingga kami lebih cocok ke arah situ,” ujarnya.

Selain bazar UMKM, rangkaian Sahid Sunday Market Vol. 03 diisi dengan yoga, Zumba, aktivitas anak, serta pertunjukan Sanggar Wayang Gogon dan Tari Gogon. Penampilan Aku Suka Band turut menjadi hiburan bagi pengunjung.

Melalui kegiatan tersebut, Sahid Jaya Solo tidak hanya memberikan ruang pemasaran bagi pelaku UMKM, tetapi juga memadukan aktivitas ekonomi dengan gaya hidup sehat dan pengenalan seni budaya kepada masyarakat.

Leave a Reply