Sapi Kurban Kabur di Klaten, Disembelih di Sawah lalu Dievakuasi Crane

Sapi Kurban Kabur di Klaten, Disembelih di Sawah lalu Dievakuasi Crane
Warga memilah daging sapi setelah disembelih di belakang Masjid Baitul Muttaqin, Dukuh Krenekan, Desa Klepu, Kecamatan Ceper, Rabu (27/5/2026). (Daerah/Taufiq Sidik Prakoso)

Nusatime.com, KLATEN — Seekor sapi kurban kabur saat hendak disembelih di Dukuh Krenekan, Desa Klepu, Kecamatan Ceper, Klaten, Rabu (27/5/2026). Sapi tersebut akhirnya disembelih di area persawahan sebelum dievakuasi menggunakan crane.

Peristiwa itu terjadi di kompleks Masjid Baitul Muttaqin sekitar pukul 09.30 WIB. Sapi yang kabur merupakan salah satu dari empat sapi kurban yang disiapkan panitia untuk penyembelihan Iduladha tahun ini.

Selain empat sapi, panitia juga menyembelih 16 kambing di lokasi tersebut.

Wakil Ketua Panitia Kurban Masjid Baitul Muttaqin Krenekan, Agus Panca, menjelaskan sapi lepas saat hendak direbahkan sebelum disembelih.

“Saat mau disembelih, talinya lepas ketika hendak direbahkan. Sapi kemudian lari ke sawah,” kata Agus.

Sapi Tabrak Tenda hingga Warga Panik

Warga memilah daging sapi setelah disembelih di belakang Masjid Baitul Muttaqin, Dukuh Krenekan, Desa Klepu, Kecamatan Ceper, Rabu (27/5/2026). (Daerah/Taufiq Sidik Prakoso)
Warga memilah daging sapi setelah disembelih di belakang Masjid Baitul Muttaqin, Dukuh Krenekan, Desa Klepu, Kecamatan Ceper, Rabu (27/5/2026). (Daerah/Taufiq Sidik Prakoso)

Kaburnya sapi sontak membuat suasana lokasi penyembelihan menjadi panik. Anak-anak yang berada di sekitar lokasi disebut sempat menangis ketakutan.

Sapi juga menabrak tenda yang berdiri di area penyembelihan hingga ambruk.

Warga kemudian beramai-ramai mengejar sapi yang berlari ke area persawahan. Setelah sempat berlarian, sapi akhirnya berhasil ditangkap sekitar 100 meter dari lokasi awal penyembelihan.

Karena khawatir sapi kembali kabur jika dibawa ke lokasi semula, panitia memutuskan menyembelih hewan tersebut langsung di tengah sawah tempat sapi berhasil diamankan.

Sebanyak tujuh orang membantu memegang sapi agar tidak kembali lepas.

Dievakuasi Menggunakan Crane

Setelah disembelih dan dipastikan mati, bangkai sapi kemudian dipindahkan menggunakan crane milik warga sekitar.

“Di sini ada yang punya crane. Dari pada menarik secara manual, tadi langsung diambilkan crane dan diangkat ke jalan, ke posisi penyembelihan,” ungkap Agus.

Agus menjelaskan proses penyembelihan tiga sapi lainnya berjalan lancar tanpa kendala.

Sapi yang kabur diketahui berjenis simmental dengan bobot sekitar 2,5 kuintal. Harga sapi tersebut diperkirakan mencapai Rp26 juta.

Menurut Agus, kejadian sapi kabur baru pertama kali terjadi selama pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di masjid tersebut.

Ia memastikan tidak ada korban luka dalam peristiwa itu. “Tidak ada korban, tidak ada yang terluka. Hanya kaget, histeris biasa,” ujarnya.

Warga lainnya, Muson Huda, mengatakan sapi awalnya diikat di pohon sebelum akhirnya terlepas.

“Sapi berlarian di sawah, kelelahan kemudian berhasil ditangkap,” kata Muson.

Leave a Reply