Nusatime.com, SEMARANG — Berstatus sebagai tuan rumah sekaligus membawa gengsi Kota Semarang, tim sepak bola membidik target tinggi medali emas di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah (Jateng) 2026. Tim asuhan M. Dhofir ini telah melakukan rangkaian uji coba melawan klub-klub profesional yang berlaga di kompetisi Championship atau Liga 2 musim 2026/2027.
Pelatih Kepala Tim Sepak Bola Kota Semarang, M. Dhofir, mengatakan pembentukan skuad telah dilakukan sejak Juli 2025. Sedangkan pemilihan pemain dilakukan dengan cara memberikan kesempatan yang sama kepada putra daerah dengan sistem promosi dan degradasi.
Sistem penjaringan tersebut diterapkan untuk mendapatkan komposisi skuad terbaik. Pemain dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) maupun yang telah bergabung di klub dipilih berdasarkan kemampuan dan kriteria yang sesuai dengan kebutuhan tim.
“Sistem pemilihan tim saya itu degradasi dan promosi. Siapa yang terbaik dan tidak berkembang kita degradasi. Persiapan kita tiga bulan ini telah mengetes tim ini sejauh mana (perkembangannya) dengan melakukan uji coba dengan tim Liga 2,” ujar Dhofir kepada Espos, Jumat (2/10/2026) petang.
Dhofir menyebut timnya tersebut setidaknya mendapat pengalaman berharga saat uji coba dengan klub PSMS Medan dan PSPS Pekanbaru. Selain mengukur kemampuan teknis, laga melawan klub Liga 2 juga menjadi bahan evaluasi untuk melihat kesiapan pemain ketika menghadapi lawan dengan kualitas permainan yang lebih tinggi.
Rangkaian uji coba tersebut menjadi bagian dari persiapan Dhofir untuk membangun tim yang kompetitif. Ia menyadari target yang dibawa cukup tinggi karena Kota Semarang menjadi tuan rumah dan memiliki ambisi mengakhiri penantian medali emas sepak bola di ajang Porprov Jateng 2026.
“Saya punya obsesi besar untuk tim ini. Saya ingin membuat sejarah di Kota Semarang dengan menjuarai Porprov tahun ini, apalagi kita menjadi tuan rumah,” imbuh Dhofir.
Pada gelaran Porprov Jateng 2023 di Pati Raya, tim sepak bola Kota Semarang hanya meraih medali perunggu. Capaian tersebut dirasa belum memuaskan, sehingga tim pelatih dan pemain bertekad untuk bekerja keras untuk meningkatkan prestasi di Porprov Jateng 2026.
Selain mematangkan skuad, Dhofir juga telah memetakan sejumlah daerah yang dinilai perlu diwaspadai pada Porprov 2026 ini. Adapun daerah yang patut diwaspadai yakni Kabupaten Kudus peraih medali emas Porprov Jateng 2023, sejumlah wilayah di Soloraya dan Banyumas.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Semarang Anton Nikijuluw, membeberkan proses persiapan skuad sepak bola berlangsung lebih dari satu tahun. PSSI bersama tim pelatih melakukan seleksi, pembentukan skuad hingga evaluasi secara berkala.
Secara terbuka, Anton juga menargetkan medali emas untuk tim sepak bola. Status tuan rumah menjadi motivasi tersendiri agar tim sepak bola mampu meraih prestasi terbaik di ajang Porprov Jateng 2026.
“Kalau orang bilang [tuan rumah] juara umum tanpa sepak bola itu kurang. Secara tidak langsung ini menjadi semangat kami karena Kota Semarang beberapa kali menjadi juara umum tanpa dilengkapi dengan [medali emas] sepak bola,” ungkap Anton.
Anton menambahkan pemain sepak bola yang dipilih merupakan kelahiran 2007-2008. Mereka semua dipastikan pemain kelahiran Kota Semarang berdasarkan aturan yang berlaku.
Di sisi lain, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, kembali melanjutkan program Tilik Atlet dengan menyambangi tim sepak bola. Kegiatan tersebut bukan sekedar memantau kesiapan tim, tetapi untuk memastikan target medali emas yang dicanangkan dapat terealisasi.
Arnaz juga memastikan mayoritas atlet yang akan memperkuat Kota Semarang pada Porprov Jateng 2026 merupakan hasil pembinaan klub-klub lokal. Ia menyebut tidak ada atlet luar daerah yang sengaja didatangkan untuk memperkuat kontingen.
“Tadi saya cek, tidak ada atlet-atlet dari luar kota yang ditransfer. Hampir 100 persen saya pastikan nanti yang berlaga di Porprov Jateng 2026,seluruh cabang olahraga itu merupakan hasil dari pembinaan prestasi yang kita lakukan secara berjenjang,” tutur Arnaz.
Untuk cabang sepak bola di ajang Porprov Jateng mendatang akan digelar di Stadion Citarum Kota Semarang. Arnaz pun mengajak masyarakat ikut memberikan dukungan dengan meramaikan pertandingan tim sepak bola Kota Lumpia tersebut.

Leave a Reply