Nusatime.com, SEMARANG — Truk boks bermuatan sandal dan plastik bernomor polisi AE-8434-BA terguling hingga menghantam area SPBU 55.501.44 Silayur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Rabu (13/5/2026) dini hari.
Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 04.30 WIB itu menyebabkan area bongkar SPBU mengalami kerusakan dan operasional SPBU ditutup sementara untuk proses evakuasi.
Sopir truk, Muhammad Yasin, 54, mengaku baru pertama kali melintasi jalur Silayur. Truk yang dikemudikannya diketahui melaju dari Surabaya menuju kawasan Mijen, Kota Semarang.
“Truk saya muatan sandal, plastik sama tali plastik. Mau ke Mijen, dari Surabaya,” ujar Yasin saat ditemui di lokasi kejadian.
Yasin menjelaskan awalnya truk masih mampu menanjak menggunakan gigi dua. Namun saat berada di bagian atas tanjakan, kendaraan tiba-tiba kehilangan tenaga.
“Sampai di atas nggak kuat. Mau saya oper gigi satu nggak sampai, langsung mundur ke bawah ngelewatin median jalan dan terguling di sana (SPBU). Saya baru pertama ke Silayur, kaget kok jalannya nanjak terus,” ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut, Yasin hanya mengalami luka gores di bagian tangan. Warga dan sejumlah orang di sekitar lokasi membantu mengevakuasi dirinya dari dalam kabin setelah truk terguling.
Sementara itu, Area Manager Relation dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Tengah dan DIY, Taufik Kurniawan, mengatakan proses evakuasi truk dilakukan menggunakan alat berat berupa crane.
“SPBU Silayur tutup sementara untuk proses evakuasi dan pengamanan di lokasi. Kami berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait kecelakaan dan proses evakuasinya menggunakan crane,” ujar Taufik.
Menurutnya, proses evakuasi dilakukan dengan mengutamakan aspek keselamatan agar tidak menimbulkan dampak lanjutan terhadap kendaraan maupun fasilitas SPBU.
“Kami pastikan selama evakuasi mengedepankan proses safety, artinya agar tidak ada yang terganggu baik truk maupun SPBU,” imbuhnya.
Taufik menambahkan kerusakan akibat insiden tersebut hanya terjadi di area bongkar SPBU. Sementara fasilitas lain seperti dispenser dipastikan dalam kondisi aman meski tetap akan dilakukan pemeriksaan lanjutan setelah proses evakuasi selesai.
“Yang terdampak saat ini hanya area pembongkaran saja. Sedangkan dispenser dan lain-lain aman, namun akan kami lakukan pengecekan kembali setelah proses evakuasi,” tandasnya.

Leave a Reply