Nusatime.com, SEMARANG – Sebuah unggahan viral di media sosial menarasikan adanya kekerasan seksual yang dilakukan oleh seorang mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah. Dalam unggahan yang beredar itu, mahasiswa berinisial S dari D4 Teknologi Rekayasa Konstruksi Perkapalan Angkatan 2024, membuat video klarifikasi permintaan maaf.
Lebih jelasnya dalam video klarifikasi tersebut, tampak S memegang kertas bertuliskan “PELAKU KS”. Ia meminta maaf kepada para mahasiswa yang telah menjadi korban atas tindakannya.
“Saya berjanji tidak melakukan hal yang serupa lagi,” ucap S dalam video klarifikasinya.
Salah satu akun yang membagikan video tersebut adalah akun X (sebelumnya Twitter) @UNDIP_FESS. Saat berita ini ditulis, unggahan itu telah mendapatkan 36 komentar, 241 dibagikan ulang, dan satu ribu tanda suka.
“Pelaku kekerasan seksual yang telah mengakui perbuatannya,” tulis potongan narasi @UNDIP_FESS.
Direktur Direktorat Jejaring Media Komunitas dan Komunikasi Publik Undip Semarang, Nurul Hasfi, mengonfirmasi terkait video viral tesebut. Pihaknya menyampaikan keprihatinan atas kabar yang beredar terkait dugaan kasus kekerasan seksual itu.
“Pihak kampus telah menerima laporan 24 April 2026 lalu dan saat ini sedang ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku melalui pihak berwenang di lingkungan kampus,” kata Nurul kepada Espos, Jumat (15/5/2026).
Dalam kasus tersebut, terang Nurul, Tim Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) dan Tim Kode Etik telah turun tangan. Undip Semarang, berkomitmen menangani setiap laporan secara serius dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Serta terus memperkuat upaya pencegahan agar kasus serupa tidak terjadi di lingkungan kampus,” tegasnya.

Leave a Reply