Nusatime.com, BOYOLALI — Dua peristiwa kecelakaan lalu lintas terjadi di KM 474 Tol Solo-Semarang wilayah Selodoko, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, saat arus balik Lebaran 2026, Rabu (25/3/2026) siang. Keduanya terjadi karena sopir mengantuk.
Kasat Lantas Polres Boyolali, AKP Tri Afandi, menyampaikan kecelakaan lalu lintas itu terjadi di jalan Tol Semarang-Solo jalur B, yaitu timur ke barat atau Solo menuju Semarang.
Ia menyebut tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Akibat kecelakaan tersebut, sempat terjadi penumpukan arus lalu lintas pada arus balik Lebaran 2026. Mobil sempat masuk parit dan harus dievakuasi menggunakan truk derek.
“Kecelakaan diduga akibat pengemudi mengantuk sehingga hilang kendali. Rata-rata mengantuk, tabrak belakang,” kata dia saat dihubungi wartawan, Rabu.
Tri Afandi menyebut tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, akan tetapi proses evakuasi sempat membuat arus lalu lintas tersendat. Mobil berwarna putih yang terlibat kecelakaan tersebut kemudian diderek menuju Exit Tol Salatiga.
Di tempat yang sama, hanya berjarak 300 meter dari lokasi kecelakaan pertama, giliran mobil Fortuner mengalami kecelakaan. Mobil yang terlibat kecelakaan tersebut juga sudah langsung dievakuasi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
“Dugaan penyebabnya pengemudi mobil Fortuner mengantuk. Kurang jaga jarak akhirnya nabrak belakang [mobil di depannya]. Aman sudah ditarik ke bengkel,” imbuh dia.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali, Iptu Bambang Nova, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan mobil warna putih yang masuk parit di KM 474. Tidak juga ada kerusakan sarana tol.
“Itu mobil pemudik dari Blitar tujuan ke Cirebon. Mobil diderek ke Salatiga, untuk mobil yang di depannya melanjutkan perjalanan karena masih bisa dikemudikan. Tadi penumpukan lumayan panjang karena sejumlah pengemudi melambat dan merekam keadaan sampai hampir 3 KM. Setelah itu lancar,” kata dia.

Leave a Reply