35 Daerah di Jateng Dapat Sapi Kurban dari Prabowo, Bobot Minimal 1 Ton

35 Daerah di Jateng Dapat Sapi Kurban dari Prabowo, Bobot Minimal 1 Ton
Sebagai salah satu perusahaan pangan di Indonesia, PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) berkomitmen untuk mendukung rencana Pemerintah dalam meningkatkan populasi sapi di Indonesia untuk mencapai swasembada daging sapi di dalam negeri. (Istimewa)

Nusatime.com, SEMARANG — Sebanyak 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah masing-masing menerima satu ekor sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto untuk Iduladha 2026. Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mendapat satu ekor sapi bantuan presiden sehingga total ada 36 sapi kurban yang disiapkan untuk wilayah Jateng.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares atau Frans, mengatakan setiap sapi bantuan presiden memiliki bobot minimal satu ton.

Rencananya, penyerahan simbolis bantuan sapi kurban tersebut akan dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Grobogan pada 27 Mei 2026.

“Presiden memberikan ke setiap kabupaten/kota satu ekor dengan kualifikasi berat sapi minimal satu ton. Total ada 36 sapi untuk Jawa Tengah,” ujar Frans kepada Espos, Senin (18/5/2026).

Selain bantuan sapi kurban, Pemprov Jateng memastikan stok hewan ternak untuk kebutuhan Iduladha tahun ini dalam kondisi aman dan mencukupi.

Berdasarkan data Disnak Keswan Jateng, kebutuhan sapi kurban pada 2026 diperkirakan mencapai 135.772 ekor, sementara stok yang tersedia sebanyak 172.172 ekor.

Adapun kebutuhan kambing kurban diprediksi sekitar 336.096 ekor dengan ketersediaan mencapai 580.963 ekor.

“Stok kerbau dan domba di Jawa Tengah juga memadai untuk memenuhi kebutuhan kurban,” kata Frans.

Harga Sapi Kurban Mulai Naik

Menjelang Iduladha 2026, harga hewan kurban di sejumlah pasar ternak Jawa Tengah mulai mengalami kenaikan signifikan.

Salah satunya terjadi di Pasar Hewan Jelok, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali. Harga sapi dilaporkan naik antara Rp1 juta hingga Rp4 juta per ekor akibat meningkatnya permintaan dan terbatasnya stok ternak di pasaran.

Selain harga yang naik, aktivitas pasar hewan juga mulai ramai dibanding hari biasa seiring mendekatnya Hari Raya Iduladha.

Jumlah sapi yang masuk ke Pasar Hewan Jelok pada pasaran Pahing, Jumat (15/5/2026), bahkan meningkat drastis.

Biasanya, jumlah sapi yang masuk ke pasar berkisar 1.000 hingga 1.200 ekor per hari. Namun menjelang Iduladha tahun ini diperkirakan menembus 1.500 ekor hingga pasar tutup.

Kenaikan harga sapi kurban juga terjadi di sejumlah pasar hewan lain seperti Karanggede dan Ampel. Tren kenaikan harga disebut sudah berlangsung sejak dua bulan terakhir dan terus bergerak naik secara bertahap.

Leave a Reply