Nusatime.com, SEMARANG — PT PLN (Persero) menyebut pasokan listrik untuk 894.053 pelanggan di Jawa Tengah sempat terputus akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda sejumlah wilayah pada Rabu (4/3/2026) sore.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Bramantyo Anggun Pambudi, mengatakan gangguan listrik terjadi akibat pohon tumbang, baliho roboh, serta material yang terbawa angin hingga mengenai jaringan listrik.
“Berdasarkan laporan terbaru yang kami himpun dari lapangan, terdapat 129 penyulang jaringan listrik dan 12.989 gardu distribusi yang terdampak akibat bencana cuaca ekstrem ini,” katanya di Semarang, Kamis (5/3/2026), dilansir Antara.
Gangguan listrik terjadi di sejumlah wilayah, antara lain Cilacap, Purwokerto, Tegal, Pekalongan, Semarang, Grobogan, Kudus, dan Sukoharjo.
PLN telah menerjunkan petugas teknis ke lokasi-lokasi terdampak untuk melakukan pengecekan serta perbaikan jaringan listrik.
Hingga Kamis pukul 03.00 WIB, sekitar 97 persen pelanggan yang terdampak telah kembali menikmati aliran listrik secara bertahap.
“Kami bergerak cepat untuk memulihkan sistem kelistrikan. Proses perbaikan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan faktor keselamatan, baik bagi masyarakat maupun petugas di lapangan,” ujar Bramantyo.
PLN juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta waspada terhadap dampak cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi jaringan listrik.
Jika menemukan jaringan listrik yang berpotensi membahayakan, seperti kabel putus atau tiang listrik miring, masyarakat diminta untuk tidak mendekat dan segera melaporkannya.
Laporan dapat disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center 123, atau melalui pesan langsung di akun media sosial PLN 123.
Leave a Reply