Nusatime.com, SEMARANG — Ciro Alves dan David da Silva masih menjadi senjata Java United untuk menghadapi laga di Super League 2026/2027. Ketajaman mantan pemain Persib Bandung itu mampu mencetak 34 gol menjadi modal penting untuk menatap musim baru.
Pelatih Java United Fabio Lefundes mengakui potensi dan kemampuan dua pemain tersebut yang bisa diandalkan. Namun, ia menegaskan Java United tidak hanya bergantung kepada Ciro Alves maupun David Da Silva saja.
“Tentu Ciro dan David da Silva kita sudah kenal potensi mereka. Kita berharap mereka tetap bisa tajam dalam pertandingan. Tapi kami juga memiliki banyak pemain berkualitas lainnya, senjata kami bukan Ciro-David saja,” kata Lefundes kepada Espos, Rabu (26/8/2026).
Di lini serang, Java United memiliki sejumlah pemain muda dan berpengalaman yang bisa menjadi opsi ketika Ciro-David mengalami kebuntuan. Mereka di antaranya Rifael Salmon, Yabes Roni, Freet Butuan, Kaio Nunes, Armando Oropa, dan Taufik Rustam.
Mantan pelatih Borneo FC itu menyebut semua pemain Java United memiliki tanggung jawab yang sama. Sehingga semua pemain harus saling berjuang untuk mencetak gol dan memenangkan pertandingan.
“Ciro dan David memang pemain yang berpengalaman. Kami berharap mereka bisa memberikan contoh buat teman-teman yang masih muda supaya mereka bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya nanti,” tegas Lefundes.
Saat masih bernama Malut United pada musim lalu, Ciro Alves mencetak 11 gol, sementara David da Silva tampil sebagai top skor BRI Super League 2025/2026 dengan torehan gol sebanyak 23.
Catatan musim lalu yang mengejutkan dengan finis di peringkat ketiga klasemen menjadi bahan evaluasi bagi Java United menghadapi kompetisi berikutnya. Pencapaian tersebut harus diikuti persiapan matang untuk memenuhi target tinggi musim ini.
“Kami berharap kedatangan Java United di wilayah Semarang bisa memancing semangat suporter supaya mereka hadir di stadion. Kami ingin memberikan gambaran dan ekspektasi yang tinggi kepada mereka serta memberikan yang terbaik untuk penonton di Jawa Tengah,” terangnya.
Sementara itu, Kapten Java United Gustavo Franca mengatakan para pamain telah menjalani persiapan sekitar satu setengah bulan. Mereka juga terus beradaptasi dengan ide permainan yang diterapkan Fabio Lefundes dan staf pelatih lainnya.
“Kami bekerja keras selama hampir satu setengah bulan dan beradaptasi dengan ide baru dari pelatih dan staf. Saya sangat memahami apa yang mereka minta dari kami dan itu waktu yang sangat baik untuk belajar saling mengenal,” ujar Gustavo.
Gustavo menegaskan bahwa Java United tidak memasang target juara secara spesifik. Ia hanya menargetkan poin sebanyak mungkin di setiap pertandingan untuk menjaga peluang bersaing di papan atas.
“Targetnya mendapatkan poin sebanyak mungkin, tidak ada batasan. Kami akan memenangkan setiap pertandingan,” tandas Gustavo.

Leave a Reply