Nusatime.com, SOLO — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo kembali menggelar showcase atau pameran program Makan Bergizi Gratis (MBG) kedua saat Car Free Day (CFD) di depan Graha Wisata Niaga, Solo, Minggu (10/5/2026) pagi.
Wali Kota Solo, Respati Ardi, secara terbuka mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif memberikan kritik dan masukan terkait kualitas menu yang disajikan. Respati mengatakan pameran tersebut sengaja digelar sebagai bentuk uji publik.
Menurut dia, evaluasi langsung dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengukur tingkat kelayakan dan penerimaan siswa terhadap variasi menu dari Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG).
“Jadi melalui showcase kedua ini kita ingin menunjukkan kepada masyarakat sekaligus meminta masukan. Kami ingin mendengar langsung kira-kira menunya kurang seperti apa, apakah bisa diterima? Kami akan terus berbenah ke depannya untuk program MBG ini,” ungkap Respati di sela-sela kegiatan, Minggu (10/5/2026).
Pemkot Solo Buka Ruang Aduan Masyarakat
Respati menjelaskan evaluasi publik tersebut dilandasi prinsip akuntabilitas anggaran. Ia menegaskan program MBG dibiayai sepenuhnya menggunakan uang negara sehingga masyarakat berhak ikut mengawasi pelaksanaannya.
Pihaknya memastikan setiap evaluasi yang masuk akan menjadi bahan pertimbangan untuk memperbaiki tata kelola SPPG yang dinilai belum maksimal.
“Karena ini uang kita bersama, ini adalah uang dari masyarakat, uang rakyat, maka mari kita kawal. Kami tegaskan bahwa kami terus berbenah dan kami tidak anti-kritik. Kami justru membutuhkan masukan dari masyarakat untuk kebaikan bersama,” tegasnya.
Selain itu, Respati menyebut Pemkot Solo telah membuka kanal aduan khusus yang bisa diakses masyarakat sewaktu-waktu jika menemukan persoalan terkait layanan SPPG di sekolah-sekolah.
Ia berharap keterlibatan masyarakat dapat membuat pelayanan program MBG di Kota Bengawan berjalan lebih optimal, transparan, dan tepat sasaran.

Leave a Reply