Nusatime.com, JAKARTA — Pemerintah memastikan akan membagikan buku tulis gratis kepada siswa sekolah negeri sebagai bagian dari program peningkatan kualitas pendidikan. Setiap siswa direncanakan menerima sekitar 10 buku tulis dengan beberapa jenis, mulai dari buku reguler, buku latihan menulis huruf latin, hingga buku bergambar.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan program tersebut sedang diproses dan akan menjadi tambahan belanja pendidikan di luar amanat alokasi minimal 20% anggaran pendidikan dalam APBN.
“Per anak kurang lebih 10, karena ada beberapa jenis tadi, ada yang reguler, latin, bergambar,” kata Prasetyo saat memperkenalkan buku-buku ajar yang tengah disiapkan pemerintah di Presidential Lounge, Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/8/2026).
Menurut Prasetyo, buku tulis yang disiapkan pemerintah pada dasarnya sama seperti buku yang beredar di pasaran. Perbedaannya, ukuran garis dibuat lebih lebar agar siswa, terutama pada tahap awal belajar menulis, tidak terbiasa menulis dengan ukuran terlalu kecil.
“Sebenarnya sama, tapi ada kecenderungan satu buku tulis yang sekarang dibeli umum ini, antar garisnya kecil-kecil. Kalau ini harapannya garisnya lebih besar supaya menulisnya tidak kecil-kecil,” ujarnya.
Program tersebut ditujukan bagi seluruh sekolah negeri. Meski belum memastikan jadwal distribusi, pemerintah menyatakan persiapan pelaksanaan program terus dilakukan.
Prasetyo juga menegaskan buku tulis itu tidak akan dijual melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes), melainkan dibagikan secara cuma-cuma kepada siswa.
Tambah Anggaran Pendidikan
Prasetyo mengakui program pembagian buku tulis gratis akan menambah kebutuhan anggaran pendidikan pemerintah. Namun, ia belum merinci besaran tambahan anggaran yang disiapkan.
“Kalau persentase ya enggak hafal, tapi kita pastikan kalau bicaranya adalah mandatori 20% sudah pasti lebih,” katanya.
Ia menegaskan alokasi anggaran pendidikan tidak berhenti pada batas minimal 20% APBN. Jika diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, pemerintah siap menambah anggaran di atas ketentuan tersebut.
Selain buku tulis, pemerintah juga tengah menyiapkan pembenahan serta pengadaan buku pelajaran untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA. Evaluasi dilakukan terhadap materi, desain, hingga kualitas fisik buku sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional.
Program buku tulis gratis dan pembenahan buku pelajaran itu merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk memperkuat kualitas pembelajaran di sekolah, meski besaran anggaran yang dibutuhkan masih dalam tahap perhitungan.
Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul “Pemerintah Bakal Bagikan Buku Tulis untuk Siswa“

Leave a Reply