Nusatime.com, JAKARTA – Pasukan Israel kembali melakukan serangan di timur Deri al-Balah, Gaza Tengah, Palestina, pada Rabu (25/2/2026) malam. Serangan itu membuat dua warga Palestina meninggal dunia dan melukai sejumlah warga lainnya, menurut data Rumah Sakit Shuhada Al-Aqsa seperti dilansir Antara.
Rumah sakit mengonfirmasi jenazah dua korban meninggal dan beberapa luka-luka tiba setelah serangan Israel menargetkan sekelompok warga di kawasan Abu al-Ajin, timur kota tersebut.
Sejak gencatan senjata berlaku pada 10 Oktober 2025 pukul 12.00, pasukan pendudukan telah menewaskan 618 warga Palestina dan melukai 1.663 lainnya. Selama periode yang sama, 726 jenazah telah berhasil dievakuasi.
Israel melancarkan perang genosida ke Jalur Gaza sejak Oktober 2023. Aksi rezim Zionis dukungan Amerika Serikat ini menewaskan 72.082 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, serta melukai 171.761 lainnya.
Lebih dari 10.000 orang belum ditemukan. Para korban diduga tewas tertimbun reruntuhan rumah mereka di seluruh Gaza.
Perang genosida Israel itu juga memaksa hampir dua juta orang mengungsi dari seluruh Jalur Gaza.
Sebagian besar dari mereka terpaksa mengungsi ke selatan kota Rafah, yang padat penduduk dekat perbatasan dengan Mesir. Ini merupakan eksodus massal terbesar di Palestina sejak peristiwa Nakba 1948.
Leave a Reply