Nusatime.com, SINGAPURA — MilkLife Kickers memetik satu kemenangan dan satu kekalahan pada hari pertama Singa Cup 2026 di The Arena, Woodleigh, Singapura, Kamis (5/11/2026). Tim asuhan Timo Scheunemann itu menang telak 13-0 atas wakil Australia, South Coast Baptist College, tetapi kemudian kalah tipis 0-1 dari tuan rumah Lion City Sailors.
Pada pertandingan pertama, MilkLife Kickers tampil dominan. Albianca Raula dan Garneta F. Imelda masing-masing mencetak tiga gol. Garneta membukukan gol pada menit ke-10, 12, dan 31, sedangkan Albianca mencetak gol pada menit ke-14, 15, dan 28.
Anisa T. Sholica turut menyumbangkan dua gol. Lima gol lainnya dicetak Askara S. Fahilah, Rere Z. Farza, Ananda N. D. Berlian, Riyanti S. Suryani, dan Giada Soebianto.
Namun, tantangan berbeda hadir saat menghadapi Lion City Sailors. MilkLife Kickers kesulitan menembus pertahanan tuan rumah yang tampil disiplin. Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut dicetak Madeliene pada menit ke-23 setelah menyambut umpan silang dari sisi kiri pertahanan MilkLife Kickers.
Pelatih MilkLife Kickers, Timo Scheunemann, mengapresiasi kemampuan para pemain beradaptasi dengan format pertandingan 11 lawan 11. Menurut dia, pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi para pemain, terlebih mereka harus menghadapi lawan yang berusia dua tahun lebih tua.
“Saya lihat mereka bisa dengan cepat beradaptasi dengan skema 11 lawan 11. Para pemain juga berhasil menjalankan instruksi yang saya berikan, yakni membangun serangan melalui kombinasi umpan,” ujar Timo.
Dia menambahkan, “Hal lain yang harus saya apresiasi adalah mereka bertanding menghadapi lawan-lawan yang usianya dua tahun di atas mereka. Jadi, ini bagus untuk latihan mental para pemain.”
Pemain MilkLife Kickers, Janeeta Alodya atau Anet, mengakui masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi, terutama komunikasi antarlini. Dia menilai Lion City Sailors memiliki organisasi permainan yang lebih baik pada pertandingan kedua.
“Sebetulnya permainan kami sudah bagus hari ini. Tetapi memang ada beberapa hal yang masih harus diperbaiki. Hari ini cukup menantang, terutama pertandingan kedua melawan tim tuan rumah, Lion City Sailors. Mereka lawan yang bagus,” kata Anet.
“Permainan mereka cukup terorganisir, baik ketika bertahan maupun menyerang. Untuk pertandingan selanjutnya, kami akan memperbaiki komunikasi antarlini supaya bisa meningkatkan kekompakan,” imbuhnya.
Perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Program Director MilkLife Soccer, Teddy Tjahjono, mengatakan keikutsertaan MilkLife Kickers di Singa Cup merupakan bagian dari kesinambungan pembinaan pemain melalui MilkLife Soccer Challenge.
“Kami ingin memastikan jenjang pembinaan ini terus berjalan di setiap tingkatan kelompok umur. Hari ini, para pemain mendapatkan pengalaman berharga dengan menghadapi tim asal Australia dan Singapura,” ujar Teddy.
Dia optimistis pengalaman internasional tersebut akan membantu perkembangan para pemain.
“Melihat penampilan mereka hari ini, saya optimistis para pemain akan terus berkembang ke arah yang lebih baik,” katanya.
Singa Cup 2026 berlangsung pada 5-7 November 2026 dan diikuti 136 tim dari 13 negara. MilkLife Kickers berkompetisi di kategori Girls U14 setelah para pemainnya terpilih melalui seleksi MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025/2026.
Dalam kategori tersebut, MilkLife Kickers tergabung di Grup A bersama Lion City Sailors, Fremantle City FC, BMW, dan South Coast Baptist College. Kompetisi menggunakan format single round-robin, yakni setiap tim saling bertemu satu kali untuk menentukan posisi akhir klasemen.

Leave a Reply