Nusatime.com, SEMARANG — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang mencatat lonjakan penumpang kereta api pada Rabu (18/3/2026). Hingga pukul 09.00 WIB, total penumpang mencapai 56.718 orang, terdiri atas 25.428 penumpang naik dan 31.290 penumpang turun.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan angka tersebut menjadi yang tertinggi selama periode Angkutan Lebaran 11–18 Maret 2026 di wilayah Daop 4 Semarang.
“Ini merupakan puncak sementara lonjakan penumpang selama masa angkutan Lebaran,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu.
Ia mengimbau para pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun serta membawa identitas resmi dan tiket perjalanan guna menghindari keterlambatan akibat kepadatan lalu lintas.
Untuk meningkatkan kenyamanan, KAI Daop 4 Semarang menyediakan berbagai fasilitas, seperti drinking water station di sejumlah stasiun, di antaranya Semarang Tawang, Semarang Poncol, Tegal, Pekalongan, Pemalang, Weleri, Ngrombo, dan Cepu.
Selain itu, tersedia juga fasilitas pengering payung di beberapa stasiun guna mengantisipasi cuaca hujan selama masa mudik.
KAI juga telah menerapkan teknologi face recognition boarding gate di Stasiun Semarang Tawang, Semarang Poncol, Tegal, dan Pekalongan. Teknologi ini memungkinkan penumpang melakukan boarding hanya dengan pemindaian wajah tanpa perlu menunjukkan tiket fisik.
“Layanan ini mempercepat proses antrean sekaligus mendukung pengurangan penggunaan kertas dan plastik,” jelas Luqman.
Secara kumulatif, selama periode angkutan Lebaran, KAI Daop 4 Semarang telah melayani 372.598 penumpang, dengan rincian 173.538 penumpang naik dan 199.060 penumpang turun.
Adapun stasiun dengan volume penumpang terbanyak pada hari ini meliputi:
- Stasiun Semarang Tawang: 8.370 naik, 8.446 turun
- Stasiun Semarang Poncol: 8.409 naik, 5.076 turun
- Stasiun Tegal: 2.591 naik, 5.197 turun
- Stasiun Pekalongan: 1.965 naik, 3.930 turun
- Stasiun Cepu: 705 naik, 2.096 turun

Leave a Reply