Pilkades Wonogiri 2026 Digelar di 50 Desa, Polisi Petakan Kerawanan

Pilkades Wonogiri 2026 Digelar di 50 Desa, Polisi Petakan Kerawanan
Ilustrasi pemilihan calon pemimpin.

Nusatime.com, WONOGIRI — Polres Wonogiri mulai memetakan potensi kerawanan menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gesekan maupun konflik antarpendukung calon kepala desa.

Sebanyak 50 desa yang tersebar di 18 kecamatan di Kabupaten Wonogiri dijadwalkan menggelar pemungutan suara Pilkades serentak pada 7 Desember 2026. Kepolisian mulai menyiapkan pengamanan dengan mempertimbangkan perkembangan situasi di setiap wilayah.

Kapolres Wonogiri AKBP Haris Munandar Hasyim mengatakan pemetaan dilakukan untuk mengidentifikasi potensi kerawanan sejak dini. Hasil pemetaan tersebut akan menjadi salah satu dasar dalam menentukan pola pengamanan selama tahapan Pilkades hingga hari pemungutan suara.

“Kami telah memetakan daerah-daerah mana saja yang rawan, termasuk antisipasinya. Tentu saja kami berkoordinasi dengan stakeholder yang ada di Wonogiri,” kata AKBP Haris belum lama ini.

Berdasarkan pemantauan awal, seluruh desa yang akan menggelar Pilkades serentak saat ini masih dalam kondisi aman dan kondusif. Meski demikian, kepolisian tetap melakukan pengawasan dan menyiapkan langkah pengamanan sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan.

Pasalnya, tingkat kerawanan Pilkades dapat berubah sewaktu-waktu, terutama ketika tahapan pemilihan memasuki fase yang lebih intens.

Menurut Haris, salah satu indikator yang menjadi pertimbangan dalam pemetaan kerawanan adalah jumlah bakal calon kepala desa di setiap wilayah. Banyaknya calon menjadi salah satu variabel yang diperhitungkan untuk mengidentifikasi potensi kerawanan.

“Ada beberapa syarat dan ketentuan desa tersebut dinyatakan rawan. Misalnya, berapa jumlah calon kades di suatu desa,” jelasnya.

Polres Wonogiri Evaluasi Kerawanan Pilkades Secara Berkala

Selain jumlah calon, kepolisian juga memantau perkembangan dinamika selama tahapan Pilkades. Data dan informasi mengenai situasi di setiap desa akan diperbarui secara berkala untuk menyesuaikan langkah pengamanan.

Saat ini, tahapan administrasi Pilkades serentak 2026 masih berlangsung. Karena itu, hasil pemetaan yang dilakukan Polres Wonogiri belum bersifat final. Potensi kerawanan akan terus dievaluasi seiring berjalannya tahapan pemilihan.

“Nanti perkembangannya pasti kami sampaikan. Sementara ini masih tahapan-tahapan,” tambahnya.

Polres Wonogiri juga terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan di tingkat kabupaten maupun kecamatan. Koordinasi tersebut dilakukan untuk menyamakan langkah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama seluruh rangkaian Pilkades.

Kepolisian berharap pelaksanaan Pilkades serentak di 50 desa tersebut dapat berlangsung aman, tertib, dan damai. Pengamanan serta pemantauan akan dilakukan hingga pemungutan suara pada 7 Desember 2026 agar dinamika politik di tingkat desa tidak berkembang menjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Leave a Reply