Nusatime.com, SLEMAN – Kunjungan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi ke Candi Prambanan diharapkan bisa mendongkrak daya tarik kunjungan wisatawan asal India ke tempat wisata tersebut.
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengatakan kunjungan PM Modi di Candi Prambanan untuk beribadah ini merupakan peristiwa bersejarah sekaligus membuka peluang besar untuk menarik wisatawan spiritual asal India.
Menurut dia, India memiliki populasi sekitar 1,4 miliar jiwa, sehingga potensinya untuk wisata spiritual atau wisata religi di Indonesia sangat besar.
“Candi Prambanan sebagai kompleks candi peninggalan sejarah budaya Agama Hindu terbesar di Indonesia memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata spiritual sekaligus budaya,” katanya Maya seusai mengikuti kegiatan kunjungan PM Modi bersama Presiden RI Prabowo Subianto di Candi Prambanan, Rabu (8/7/2026).
Dia mengatakan, kunjungan tersebut selain memperkuat citra Indonesia di mata dunia, juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di sekitar kawasan Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta maupun Jawa Tengah.
200 Candi akan Dipugar
Maya mengatakan, dalam kunjungan tersebut PM Modi juga menandatangani kerja sama dengan Indonesia dan India juga mencakup rencana pemugaran lebih dari 200 candi perwara di kompleks Candi Prambanan.
“Program tersebut merupakan bagian ‘collaborative heritage partnership’ antara Indonesia dan India,” katanya seperti dilansir Antara.
Ia mengatakan, di sekeliling bangunan candi induk, terdapat 224 candi perwara dengan enam candi perwara telah dipugar sehingga masih terdapat 218 perwara yang belum dipugar.
“Melalui kerja sama konservasi dengan India ini akan dipugar satu per tiga dari jumlah candi perwara, sehingga ini menjadi dorongan bagi kami juga untuk menyelesaikan seluruh perwara. Diharapkan dalam tiga sampai lima tahun ke depan lebih dari 200 candi perwara bisa dipugar di kawasan Prambanan,” katanya.

Leave a Reply