Nusatime.com, SEMARANG — Tiga wilayah di Soloraya, yakni Kabupaten Klaten, Kabupaten Sukoharjo, dan Kabupaten Boyolali, sukses menyabet medali emas pada cabang olahraga (cabor) renang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah (Jateng) 2026.
Perlombaan cabor renang Popda Jateng 2026 yang berlangsung di kompleks Stadion Jatidiri, Kota Semarang, untuk jenjang SD hingga SMA telah rampung digelar selama dua hari, yakni pada Rabu–Kamis (2–3/9/2026).
Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Pengurus Akuatik Jateng sekaligus panitia cabor renang, Teguh Santoso, mengungkapkan persaingan cabor renang Popda Jateng 2026 berlangsung cukup ketat. Banyak atlet muda dari jenjang SD dan SMP yang menunjukkan potensi amat menjanjikan.
“Dua hari ini pesertanya cukup banyak dan persaingannya juga cukup ketat. Atlet-atlet muda terutama SD dan SMP ini sangat punya potensi ke depannya,” ucap Teguh kepada Espos, Rabu (3/9/2026).
Teguh mencatat ada tiga daerah di Soloraya yang berhasil mencuri medali emas. Kabupaten Klaten mampu meraih satu emas, satu perak, dan satu perunggu. Lalu, Kabupaten Sukoharjo mengoleksi satu emas dan satu perak. Sementara Kabupaten Boyolali membawa pulang satu emas, dua perak, dan satu perunggu.
“Cabor renang itu SD, SMP, SMA kategorinya sama. Ada 50 bebas, 100 bebas, 200 bebas, 100 kupu, 100 punggung, 100 dada, dan 200 meter gaya ganti,” ungkap Teguh.
Kota Semarang Sabet Predikat Juara Umum
Secara keseluruhan di cabor renang, Teguh menyampaikan bahwa kontingen Kota Semarang keluar sebagai juara umum. Tuan rumah berhasil mendominasi perolehan medali dengan mengoleksi sembilan emas, enam perak, dan sembilan perunggu dari total 24 nomor yang dipertandingkan.
“Juara umum cabor renang dari Kota Semarang dengan perolehan sembilan emas, enam perak, dan sembilan perunggu. Hampir memenangi semua kategori,” paparnya.
Selain wilayah Soloraya, sejumlah daerah lain juga tampil impresif di cabor renang. Antara lain Kabupaten Brebes yang mengemas enam emas dan dua perak, Cilacap membawa empat emas dan dua perunggu, serta Magelang membawa pulang tiga emas, satu perak, dan satu perunggu.
Teguh mengingatkan para peraih medali di ajang Popda Jateng 2026 agar tidak cepat berpuas diri. Pasalnya, ada ajang nasional yang jauh lebih bergengsi menanti, yakni Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2027.
“Setelah Popda ini kita masih harus ada Popnas. Popnas itu PON-nya atlet-atlet yang masih pelajar. Jadi jangan berbangga, masih harus latihan lebih intens lagi karena target di depan masih jauh lebih berat,” pesan Teguh.
Dalam klasemen sementara Popda Jateng 2026, tuan rumah Kota Semarang masih kokoh di puncak dengan raihan 39 emas, 21 perak, dan 25 perunggu (total 85 medali).
Sementara itu, tiga wilayah Soloraya peraih emas cabor renang masih berada di luar posisi 10 besar. Klaten bertengger di peringkat ke-19 (4 emas, 4 perak, 6 perunggu), Sukoharjo di posisi ke-20 (4 emas, 3 perak, 4 perunggu), dan Boyolali di urutan ke-27 (1 emas, 4 perak, 8 perunggu).

Leave a Reply