Nusatime.com, BANDUNG — PT Dirgantara Indonesia (PTDI) resmi mengirimkan unit ke-8 pesawat NC212i untuk memperkuat alat utama sistem senjata (alutsista) multiperan TNI Angkatan Udara (TNI AU). Pesawat tersebut telah dibekali baling-baling modern MTV-27 buatan MT Propeller, Jerman.
Direktur Produksi PTDI Dena Hendriana mengatakan pesawat rakitan dalam negeri itu diterbangkan langsung (ferry flight) dari Delivery Center PTDI di Bandung menuju Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Kamis (30/7/2026).
“Alhamdulillah, hari ini kami melaksanakan ferry flight. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memenuhi pesanan Kementerian Pertahanan RI. Ini adalah unit ke-8 dari total sembilan pesawat yang dipesan,” ujar Dena, sebagaimana dilansir Antara.
Menurut dia, pesawat bernomor ekor AX-2135 tersebut akan memperkuat kemampuan operasional TNI AU dalam menjaga kedaulatan Indonesia.
Pesawat Multiperan dengan Teknologi Baling-Baling Modern
NC212i yang dikirim kali ini memiliki konfigurasi khusus Troop Transport, Rainmaking & Camera, sehingga dapat digunakan untuk berbagai misi, mulai dari transportasi pasukan, operasi modifikasi cuaca (OMC), hingga pemetaan melalui foto udara.
Pesawat ini menggunakan baling-baling MTV-27 bersertifikasi EASA yang dipadukan dengan mesin Honeywell TPE331. Kombinasi tersebut memberikan sejumlah keunggulan, antara lain tingkat getaran dan kebisingan yang lebih rendah, performa lebih stabil saat terbang dengan satu mesin di ketinggian, serta proses penyalaan mesin yang lebih halus.
Dena menegaskan pengiriman ini merupakan bagian dari penyelesaian kontrak pengadaan sembilan unit pesawat NC212i antara PTDI dan Kementerian Pertahanan RI. Satu unit terakhir dijadwalkan selesai dan dikirim pada Oktober 2027.
Sementara itu, Pilot in Command Ferry Flight Letkol Pnb Andika Ardyagana mengatakan pesawat telah menunjukkan performa optimal setelah dinyatakan lulus Flight Acceptance Certificate pada 9 Juli 2026.
“Untuk performa pesawat, kami sudah melaksanakan pengujian dan alhamdulillah mampu mencapai kemampuan maksimalnya. Setelah ferry flight dan proses serah terima kepada Kementerian Pertahanan serta TNI AU, kami berharap pesawat ini dapat semakin memperkuat kemampuan TNI AU dalam menjaga kedaulatan Republik Indonesia,” ujar Andika.

Leave a Reply