Ranking Dunia Naik, Basral Graito Dekati Kualifikasi Olimpiade 2028

Ranking Dunia Naik, Basral Graito Dekati Kualifikasi Olimpiade 2028
Basral Graito Hutomo, peraih medali emas cabor skateboard di Sea Games 2025, saat ditemui awak media di rumah, di kawasan Colomadu, Karanganyar, Kamis (18/12/2025). (Daerah/Ahmad Kurnia)

Nusatime.com, JAKARTA — Atlet skateboard Indonesia Basral Graito Hutomo kini menempati peringkat 38 dunia dalam rilis terbaru World Skateboarding Ranking. Capaian ini sekaligus memperbesar peluangnya untuk lolos ke fase kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028.

“Targetnya 40 dunia di akhir Maret 2028, kalau bisa maka lolos dari fase satu kualifikasi, dan akan masuk ke fase dua yang akan diikuti oleh 44 atlet dengan ranking tertinggi,” kata Manajer Timnas Skateboard Indonesia Achmad Topan dikutip dari Antara, Jumat (10/4/2026).

Basral, yang merupakan peraih medali emas SEA Games 2025 Thailand, mencatatkan kenaikan 18 peringkat setelah mengumpulkan total 3.651 poin. Poin tersebut diraih melalui penampilannya pada WST World Cup Rome 2025 dan WST Sao Paulo Street & Park World Championship 2026.

Langkah Basral di kategori street putra turut diikuti Sanggoe Darma Tanjung yang melesat 26 peringkat ke posisi 64 dunia. Sanggoe kini mengoleksi 1.421 poin setelah berlaga di dua kejuaraan dunia di Roma, Italia, pada 2025 dan Sao Paulo, Brasil, awal tahun ini.

Pada kategori street putri, peraih medali perak SEA Games 2025 Ni Wayan Malana Fairbrother naik 16 peringkat ke posisi 46 dunia dengan koleksi 2.666 poin. Atlet asal Bali ini meraih 1.500 poin dari Kejuaraan Dunia Skateboard di Brasil setelah lolos ke babak perempat final.

Sementara itu, Zeefara Darmawan juga menunjukkan progres signifikan dengan naik 21 peringkat ke posisi 59 dunia.

Peluang Lolos Olimpiade Masih Terbuka

Beralih ke kategori park putri, Mikhayla Shanum Caya dan Nyimas Bunga Cinta sama-sama naik 14 peringkat dan kini menempati posisi 70 serta 71 dunia. Di kategori park putra, Firdausy Nuzula mencatat lonjakan 25 peringkat hingga ke posisi 77 dunia.

Achmad Topan menjelaskan, jika atlet Indonesia mampu menembus 20 besar dunia pada fase kedua kualifikasi, maka mereka otomatis mengantongi tiket Olimpiade. Ia menilai peluang tersebut cukup besar, mengingat adanya regulasi pembatasan kuota atlet dari satu negara.

“Nah kalau dari 44 itu kita bisa masuk 20 besar, kita otomatis masuk Olimpiade. Karena sampai saat ini peringkat satu sampai 40 itu, ambil contoh Jepang aja bisa delapan sampai 10 atlet sendiri. Sementara satu negara maksimal hanya tiga atlet per kategori, per gender,” kata Topan menambahkan.

Sistem peringkat dalam World Skateboarding Ranking berpatokan pada poin yang diperoleh dari keikutsertaan dalam kompetisi yang ditentukan oleh World Skate. Semakin rutin mengikuti kompetisi tersebut, peluang untuk naik peringkat pun semakin besar.

Selain itu, poin dalam World Skate juga memiliki masa kedaluwarsa. Hal ini membuat kenaikan peringkat atlet skateboard Indonesia dipengaruhi oleh atlet lain yang tidak berpartisipasi dalam kompetisi terbaru atau poinnya sudah tidak berlaku.

Sejauh ini, Indonesia belum pernah mengirimkan atlet skateboard ke ajang multievent Olimpiade sejak cabang olahraga tersebut mulai dipertandingkan pada Olimpiade Tokyo 2020.

Leave a Reply