Rayakan Hari Jadi Sragen, Ribuan Warga Sarapan 280 Tumpeng usai Salat Iduladha

Rayakan Hari Jadi Sragen, Ribuan Warga Sarapan 280 Tumpeng usai Salat Iduladha
Sebanyak 280 tumpeng nasi kuning disiapkan untuk ribuan warga dalam puncak HUT Kabupaten Sragen di Gedung SMS Sragen, Rabu (27/5/2026). (Daerah/Tri Rahayu)

Nusatime.com, SRAGEN — Ribuan warga memadati Gedung Sasana Manggala Sukowati (SMS), Kabupaten Sragen, untuk merayakan puncak Hari Jadi ke-280 Kabupaten Sragen seusai melaksanakan Salat Iduladha, Rabu (27/5/2026).

Dalam suasana penuh kebersamaan, warga menikmati sarapan bersama menggunakan 280 tumpeng nasi kuning yang disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen sebagai simbol usia kabupaten yang memasuki tahun ke-280.

Perayaan berlangsung hangat karena masyarakat, pejabat daerah, aparatur sipil negara (ASN), hingga para sesepuh dan mantan pejabat daerah membaur tanpa sekat.

Momentum tahun ini menjadi istimewa karena peringatan Hari Jadi Sragen bertepatan dengan Hari Raya Iduladha, sesuatu yang disebut jarang terjadi.

Bupati Sragen Sigit Pamungkas membuka acara dengan memotong tumpeng dan menyerahkannya kepada sesepuh Kabupaten Sragen sebagai simbol penghormatan terhadap para pendahulu yang telah membangun Sragen.

Setelah prosesi tersebut, ribuan warga yang memenuhi gedung berkapasitas sekitar 5.000 orang itu menikmati sarapan bersama. Dalam sambutannya, Sigit mengajak masyarakat menjadikan sejarah panjang Sragen sebagai energi untuk bergerak maju.

Ia menyinggung peradaban Sangiran sebagai fondasi penting perjalanan manusia yang menurutnya harus menjadi inspirasi pembangunan daerah.

Menurut Sigit, Sragen tidak boleh hanya berbangga pada sejarah, tetapi juga harus mampu menerjemahkan warisan tersebut menjadi pembangunan modern yang membawa kesejahteraan.

“Saya sebagai Bupati berterima kasih dan memberi penghargaan setinggi-tingginya kepada para pemimpin, tokoh, sesepuh, dan rakyat di Kabupaten Sragen yang mengantarkan Sragen sampai kondisi sekarang ini. Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat mengawal perjalanan Pemkab Sragen,” ujar Sigit.

Dalam kesempatan itu, Sigit juga memaparkan tiga program prioritas yang menurutnya membutuhkan dukungan dan pengawasan masyarakat.

Berikut Program Pemkab Sragen yang harus dikawal masyrakat

1. Pembangunan Infrastruktur Jalan

  • Jalan rusak : 136 rusa jalan.
  • Tahun 2026 : 29 ruas jalan diperbaiki
  • Anggaran 2026 : Rp80 miliar

2. Sragen Gelap, Penerangan Jalan Umum (PJU) Minim

  • Kebutuhan PJU di Sragen : 23.000 unit
  • PJU terpasang di Sragen : 2.500 unit (10%)
  • Kekurangan PJU di Sragen : 20.500 unit (90%)

3. Program Pengentasan Kemiskinan

  • Angka kemiskinan Sragen 2025 : 11,22%
  • Jumlah warga miskin : 10.080 jiwa

Gebrakan Solusi Kemiskinan

  • Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
  • Pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
  • Pemberian seragam sekolah gratis untuk anak SD dan SMP.
  • Program kerja ke luar negeri gratis.
  • Beasiswa kuliah dan pinjaman dengan bunga 0%.
  • Pendirian Sekolah Rakyat, yaitu sekolah berasrama yang sepenuhnya gratis untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.
  • Pelaksanaan program makan bergizi gratis serta program Koperasi Merah Putih.

Sumber: Pemkab Sragen

Leave a Reply