Nusatime.com, SEMARANG — Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin menilai ajang Kejuaraan Sepatu Roda Nasional Semarang Open by Bara Skating Klub 2026 bukan sekadar perlombaan untuk memperebutkan medali. Kompetisi itu sekaligus menjadi ruang untuk mengasah mental atlet muda.
Hal tersebut disampaikan Iswar saat membuka Semarang Open 2026 di Sirkuit Sepatu Roda Jatidiri, Semarang, Jumat (3/7/2026). Mantan Sekda Semarang tersebut menilai keberanian seorang atlet untuk memasuki lintasan pertandingan sudah menjadi sebuah kemenangan.
Sebab, mereka mampu mengalahkan rasa takut sekaligus membangun mental bertanding sejak usia dini. Semua atlet sepatu roda yang turun di ajang Semarang Open 2026 perlu mendapatkan apresiasi.
“Kompetisi ini bukan soal siapa yang berdiri di podium. Anak-anak yang berani masuk lintasan hari ini sudah menjadi pemenang karena mampu mengalahkan dirinya sendiri. Tantangan pada masa depan jauh lebih berat, sehingga mental yang kuat harus dibangun sejak sekarang,” ujar Iswar dalam keterangan resminya, Jumat.
Lebih lanjut, Iswar mengatakan bahwa setiap pertandingan merupakan proses belajar yang tidak tergantikan. Selain mengejar prestasi, para atlet juga belajar menghadapi tekanan, menerima hasil pertandingan, serta bangkit untuk kembali berlatih dan berkembang.
Bisa mengikuti kompetisi selain mendapat jam terbang juga menjadi ruang silaturahmi dengan atlet lainnya dari berbagai daerah. Pertemuan seperti ini dapat membuka kesempatan bagi para atlet muda untuk saling belajar, bertukar pengalaman, dan membangun jejaring pertemanan yang positif.
“Gunakan kesempatan ini untuk saling mengenal dan bertukar pengalaman. Jadikan setiap pertandingan sebagai proses belajar,” imbuh Iswar.
Selain menjadi ajang pembinaan atlet, kejuaraan yang diikuti peserta dari berbagai provinsi ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian Kota Semarang. Kehadiran atlet, pelatih, official, hingga keluarga peserta turut menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, dan berbagai usaha masyarakat.
Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang pun mengapresiasi Bara Skating Klub yang secara konsisten menyelenggarakan Semarang Open sebagai wadah pembinaan atlet sepatu roda usia dini. Iswar berharap kejuaraan ini terus melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus memperkuat posisi Kota Semarang sebagai tuan rumah berbagai ajang olahraga nasional.
“Tidak semua atlet membawa pulang medali, tetapi setiap peserta membawa pulang pengalaman. Teruslah berlatih, jaga sportivitas, dan jangan pernah berhenti mengembangkan kemampuan,” pungkasnya.

Leave a Reply