Soal Sosok di Balik Isu Ijazah Palsu, Jokowi Tak Mau Berspekulasi

Soal Sosok di Balik Isu Ijazah Palsu, Jokowi Tak Mau Berspekulasi
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat diwawancara wartawan di rumahnya, Jumat (28/11/2025). (Istimewa)

Nusatime.com, SOLO — Presiden ke-7 Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi), menyatakan tidak ingin berspekulasi mengenai sosok di balik isu ijazah palsu yang mencuat belakangan ini.

“Saya tidak mau berspekulasi dan saya juga tidak mau menuduh siapapun. Biarkan proses hukum dan proses yang lain berjalan apa adanya,” ujar dia saat diwawancara wartawan di rumahnya di Jalan Kutai Utara Nomor 1, Sumber, Banjarsari, Solo, Jumat (3/4/2026).

Ihwal spekulasi pihak di balik isu ijazah palsu yang berawal dari pernyataan Rismon Sianipar, Jokowi meminta wartawan untuk menanyakan langsung kepada yang bersangkutan.

Jokowi Serahkan RJ ke Penyidik

Sementara itu, terkait restorative justice (RJ) yang melibatkan Rismon Sianipar, Jokowi menegaskan hal tersebut merupakan kewenangan penyidik Polda Metro Jaya. Ia mengaku hanya memberikan maaf kepada pihak yang datang langsung menemuinya di Solo.

“RJ adalah kewenangan Polda Metro Jaya, kewenangan para penyidik. Saya hanya, hadir ke saya Pak Rismon, kemudian meminta maaf dan saya maafkan, sudah. Selanjutnya itu yang mengurus penasihat hukum saya,” aku dia.

Diberitakan sebelumnya, Rismon Sianipar menemui Jokowi di rumahnya di Solo, Kamis (12/3/2026) sore. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan permintaan maaf kepada Jokowi.

Tersangka kasus pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, itu juga membantah bahwa pengakuannya atas keaslian ijazah Jokowi dilatarbelakangi rasa takut terhadap proses hukum yang sedang menjeratnya.

Rismon menyampaikan hal tersebut saat ditemui wartawan usai bertemu Jokowi di kediamannya di Jalan Kutai Utara No. 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Kamis (12/3/2026).

Leave a Reply