Tabrak Tiang Kabel di Eromoko, Pemotor Remaja asal Girimarto Wonogiri Meninggal

Tabrak Tiang Kabel di Eromoko, Pemotor Remaja asal Girimarto Wonogiri Meninggal
Ilustrasi kecelakaan (Canva)

Nusatime.com, WONOGIRI — Seorang remaja pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah menabrak tiang kabel fiber optik di ruas jalan Pracimantoro–Eromoko, Desa Panekan, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Selasa (9/6/2026).

Korban diketahui berinisial GLP, 16, pelajar asal Desa Semagar, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri. Saat kejadian, korban tengah memacu sepeda motor bebek jenis Kawasaki Blitz tanpa pelat nomor.

Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, mengatakan kecelakaan bermula ketika korban melaju sendirian mengendarai sepeda motornya dari arah selatan atau Pracimantoro menuju ke arah utara yakni Eromoko. 

Sesampainya di lokasi kejadian yang kondisi jalannya lurus dan datar, laju kendaraan korban mendadak oleng. Sepeda motor tersebut diduga kuat hilang kendali lalu melesat liar ke arah kanan jalan.

Lantaran jarak yang sudah terlalu dekat, motor korban langsung menghantam tiang besi penyangga kabel fiber optik yang terpancang di bahu jalan. “Benturan keras tersebut membuat korban terpelanting ke aspal dan mengalami luka parah di bagian kepala hingga meninggal di tempat kejadian,” kata Anom kepada wartawan, Selasa.

Aparat Satlantas Polres Wonogiri yang menerima laporan dari warga sekitar langsung bergegas menuju lokasi guna memeriksa tempat kejadian perkara (TKP) dan mengatur arus lalu lintas. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans menuju kamar mayat RSUD dr Soediran Mangun Sunarso Wonogiri.

Sedangkan bangkai kendaraan diangkut ke Kantor Satlantas sebagai barang bukti. Penyidik unit penegakan hukum (Gakkum) Satlantas Polres Wonogiri masih melakukan penyelidikan untuk memastikan pemicu utama hilangnya kendali motor korban.

Petugas sudah melakukan olah TKP awal, mengamankan sepeda motor korban, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi mata di sekitar lokasi kejadian. 

Polres Wonogiri mengimbau kepada para orang tua agar lebih selektif dan tidak membiarkan anak-anak mereka yang belum cukup umur atau belum memiliki SIM untuk mengendarai sepeda motor di jalan raya. Pengendara juga diminta selalu memastikan kelaikan fisik kendaraan serta mematuhi batas kecepatan demi menghindari fatalitas kecelakaan.

Leave a Reply