Nusatime.com, WONOGIRI — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri bersiap memperingati Hari Jadi ke-285 dengan rangkaian kegiatan yang difokuskan pada pelayanan masyarakat serta penguatan nilai historis daerah.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, perayaan HUT kali ini tidak menitikberatkan pada hiburan berskala besar. Pemkab Wonogiri memilih mengedepankan agenda yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, mulai dari kegiatan sosial hingga penguatan sektor kesehatan dan ketahanan sosial.
Rangkaian kegiatan telah diawali dengan penyerahan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta penyelenggaraan job fair guna menekan angka pengangguran di wilayah tersebut.
Memasuki Mei, agenda didominasi kegiatan di sektor kesehatan. Masyarakat dapat mengakses layanan keluarga berencana (KB) gratis di 67 fasilitas kesehatan serta pemeriksaan kesehatan tanpa biaya di 34 puskesmas di seluruh Wonogiri.
Selain itu, edukasi kesehatan juga diperkuat melalui program Bumil Sehat dan Aksi Bergizi yang dijadwalkan serentak pada 6 Mei 2026. Sebagai upaya pelestarian tradisi, Pemkab juga menggelar agenda Napak Tilas pada 8 Mei 2026 yang melibatkan perangkat daerah dan masyarakat umum.
Kegiatan tersebut akan dirangkai dengan senam bersama serta pembagian 5.000 porsi bakso gratis sebagai bentuk promosi kuliner khas Wonogiri. Puncak peringatan Hari Jadi ke-285 akan diawali dengan ziarah leluhur pada 16 Mei sebagai bentuk penghormatan kepada para pendiri daerah.
Resepsi Hari Jadi
Selanjutnya, pada 18 Mei akan dilakukan pengukuhan Kecamatan Tangguh Bencana sebagai bagian dari penguatan mitigasi kebencanaan. Resepsi Hari Jadi dijadwalkan berlangsung pada 19 Mei, disusul upacara puncak di Alun-alun Giri Krida Bakti pada 20 Mei 2026 yang akan melibatkan ratusan personel dari unsur TNI, Polri, serta instansi terkait.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Wonogiri, Mahardyan Surya Kusumaditya, mengatakan tema peringatan tahun ini adalah Manunggal Sedya. Tema tersebut, kata dia, merepresentasikan semangat persatuan dan komitmen pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Wonogiri.
“Rangkaian kegiatan digelar tanpa euforia. Meski sederhana, kegiatan tetap bermakna,” ujar Surya kepada Espos, Senin (4/5/2026). Seluruh rangkaian kegiatan akan ditutup dengan Touring Explore Wonogiri pada 23–24 Mei 2026.
Kegiatan ini dirancang untuk mempromosikan potensi wisata alam Wonogiri dengan rute yang berakhir di Pantai Klothok, Kecamatan Paranggupito. Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya melakukan perjalanan wisata, tetapi juga melaksanakan bakti sosial di sepanjang rute sebagai wujud kepedulian sosial.
Surya menegaskan tidak adanya konser hiburan besar dalam peringatan tahun ini tidak mengurangi makna Hari Jadi Wonogiri. Menurut dia, fokus utama tetap pada penguatan nilai spiritual serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Untuk acara inti ada ziarah, resepsi hari jadi, dan upacara,” tandasnya.

Leave a Reply