Wakil Ketua DPRD Klaten Dorong Jabatan Wabup Segera Terisi

Wakil Ketua DPRD Klaten Dorong Jabatan Wabup Segera Terisi
Wakil Ketua DPRD Klaten Widodo. (Istimewa)

Nusatime.com, KLATEN — Wakil Ketua DPRD Klaten, Widodo, berharap proses pengisian jabatan Wakil Bupati (Wabup) Klaten yang kosong setelah wafatnya Benny Indra Ardhianto dapat segera dilakukan. Menurutnya, keberadaan wakil bupati penting untuk mendukung kinerja pemerintahan, pelayanan publik, serta pengawasan terhadap organisasi perangkat daerah (OPD).

“Tentu kami berharap kekosongan wabup yang berhalangan tetap yakni almarhum Mas Benny bisa segera terisi. Tentu harapannya mekanisme birokrasi maupun internal sendiri di DPRD serta politis dari partai pengusung bisa berjalan lancar, sinergi sehingga memperlancar proses terisinya kekosongan wabup,” kata Widodo kepada Espos, Jumat (26/6/2026).

Widodo menjelaskan usulan pemberhentian Benny Indra Ardhianto sebagai wakil bupati telah disampaikan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan telah ditindaklanjuti dengan terbitnya surat keputusan pemberhentian.

Menurut dia, tahapan berikutnya adalah proses pengisian jabatan wakil bupati yang harus melalui mekanisme sesuai ketentuan, termasuk persetujuan dari partai-partai pengusung.

“Setelah ada SK itu kemudian akan bergerak pada proses pengisian. Tentunya karena ada partai politik pengusung, harus ada persetujuan secara politis dari masing-masing partai politik pengusung. Harapan kami bahwa pembicaraan tentang pengisian ini bisa berjalan baik,” jelas Widodo.

Widodo mengaku tidak mengetahui secara pasti pembahasan di internal partai-partai pengusung. Namun, ia mendengar masih ada tahapan rekomendasi dari pengurus pusat partai yang perlu dipercepat.

“Tetapi yang saya dengar, mungkin pada tahapan rekomendasi [pengurus pusat] dari partai pengusung ini ada yang harus didorong agar lebih cepat,” jelas Widodo.

Dinilai Penting untuk Optimalkan Pemerintahan

Widodo menegaskan percepatan pengisian jabatan wakil bupati diperlukan demi kepentingan masyarakat Klaten.

Menurut dia, wakil bupati memiliki peran penting membantu tugas bupati sehingga roda pemerintahan, pelayanan publik, hingga pengawasan terhadap OPD dapat berjalan lebih optimal.

“Wabup itu kan membantu tugas dan fungsi bupati. Ketika ada kekosongan, artinya beban berat bupati itu sangat banyak. Ketika posisi bupati dan wabup lengkap, kelangsungan roda pemerintahan lebih optimal. Termasuk pelayanan publik pastinya akan lebih ideal,” jelas Widodo.

Ia juga menilai pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah akan lebih maksimal apabila bupati didampingi wakil bupati.

“Jadi tidak sekadar gugurnya program OPD. Tetapi pengawasan dari sisi outcome. Saat ini menurut saya sedang berada di kondisi tidak normal. Apalagi dari sisi keuangan yang tidak baik-baik saja. Ini diperlukan pengawasan ketat di mana-mana,” jelas Widodo.

Widodo berharap seluruh tahapan birokrasi maupun proses politik dapat berjalan lancar sehingga pengisian jabatan wakil bupati segera terealisasi.

“Harapan saya sekali lagi tahapan-tahapan birokrasi, tahapan normatif serta tahapan politis bisa berjalan dengan baik, enggak ada sumbatan-sumbatan sehingga bisa bersama-sama membangun Klaten lebih baik,” ungkap Widodo.

Sebelumnya, Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto meninggal dunia karena sakit pada 7 Februari 2026. DPRD Klaten kemudian mengusulkan pemberhentiannya melalui rapat paripurna pada 16 Maret 2026.

Pada Pilkada 2024, pasangan Hamenang Wajar Ismoyo-Benny Indra Ardhianto diusung PDIP, Gerindra, PKB, PAN, PPP, dan Nasdem. Pasangan tersebut dilantik pada 20 Februari 2025 untuk masa jabatan 2025–2030.

Leave a Reply