Nusatime.com, SOLO — Dua wakil Kota Solo Samba Persada Woman dan Putri Surakarta datang dengan optimisme tinggi menghadapi putaran nasional HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 yang akan berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, pada 5–12 Juli.
Baik Samba Persada Woman di kategori U-18 maupun tim U-15 Putri Surakarta mengaku telah menyiapkan diri secara maksimal untuk bersaing dengan tim-tim terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Samba Persada Woman yang lolos sebagai wakil Jawa Tengah memanfaatkan waktu persiapan untuk membenahi seluruh aspek permainan. Pelatih kepala Ari Guntur Dewanto mengatakan timnya tidak hanya meningkatkan kondisi fisik pemain, tetapi juga mematangkan mental bertanding serta strategi menghadapi lawan yang memiliki kualitas merata.
“Persiapan kami berjalan dengan baik. Kami sudah mempersiapkan semuanya dari segi fisik, mental, dan taktik. Insya Allah kami membawa target kemenangan di setiap pertandingan. Saya rasa semua tim merupakan lawan yang berat karena masing-masing memiliki teknik bermain yang berkualitas. Tapi kami sudah menyiapkan performa, baik dari cara menyerang maupun bertahan. Jadi tentu kami optimistis dan siap,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (4/7/2026).
Menurut Ari, status sebagai wakil Jawa Tengah menjadi motivasi tersendiri bagi anak asuhnya untuk membuktikan bahwa pembinaan sepak bola putri di Solo mampu bersaing di level nasional. Ia berharap para pemain dapat menjaga konsentrasi sejak pertandingan pertama karena format turnamen membuat setiap laga sangat menentukan.
Optimisme serupa disampaikan kapten Samba Persada Woman, Khalishah Almira Safitri. Ia mengatakan seluruh pemain telah menjalani pemusatan latihan selama tiga pekan untuk meningkatkan kekompakan sekaligus mematangkan skema permainan yang akan diterapkan di Kudus.
“Kami sudah menjalani training camp selama tiga minggu. Persiapan itu tidak akan kami sia-siakan. Kami yakin besok, insya Allah, sudah siap bertanding dengan penuh semangat,” kata Almira.
Tak hanya Samba Persada Woman, tim U-15 Putri Surakarta juga datang dengan target meraih hasil maksimal. Pelatih Syachban Yusuf menilai persiapan tim berjalan sesuai rencana. Selain memberikan menu latihan intensif di lapangan, ia juga menekankan pentingnya disiplin pemain dalam menjaga pola makan dan waktu istirahat agar kondisi fisik tetap prima sepanjang turnamen.
“Yang pasti mulai latihan, menjaga pola makan, menjaga pola istirahat sudah kami sampaikan ke pemain. Dan kami siap mencetak gol sebanyak mungkin, bukan hanya ketika melawan Arema FC Women pada pertandingan pertama, tetapi juga di laga-laga berikutnya,” ujar Syachban.
Laga melawan Arema FC Women menjadi ujian awal bagi Putri Surakarta, untuk itu Syachban berharap para pemain mampu bermain lepas dan memanfaatkan setiap peluang untuk membuka langkah positif di fase grup.
Kapten tim U-15 Putri Surakarta, Adinda Resti Widayani, mengakui kualitas lawan di putaran nasional jauh lebih tinggi dibandingkan saat tampil di regional Jawa Tengah. Karena itu, intensitas latihan tim ditingkatkan agar seluruh pemain siap menghadapi persaingan.
“Pastinya intensitas latihan lebih naik dari biasanya. Kedisiplinan tim kami juga oke, jadi percaya diri banget buat bertanding,” ujar Adinda.
Terpisah, Program Manager HYDROPLUS Soccer League, Rijki Kurniawan, mengatakan putaran nasional menjadi fase penting dalam pembinaan sepak bola putri Indonesia. Menurut dia, perubahan format menjadi penyisihan grup dan fase gugur akan menghadirkan atmosfer kompetisi yang sesungguhnya sehingga setiap tim dituntut tampil dalam performa terbaik sejak pertandingan pertama.
“Kami berharap setiap tim yang terlibat di HYDROPLUS Soccer League All-Stars ini dapat merasakan atmosfer kejuaraan yang sesungguhnya. Mereka akan dituntut tampil prima, fokus, dan mengeluarkan kemampuan terbaik. Karena bisa dikatakan setiap pertandingan adalah partai final yang menentukan perjuangan mereka menuju gelar juara,” ujar Rijki.
Selain memburu prestasi, HYDROPLUS Soccer League All-Stars juga menjadi panggung penting bagi para pemain muda untuk menembus level yang lebih tinggi.
Selama turnamen berlangsung, pelatih Timnas Putri Indonesia, Timo Scheunemann dan Takumi Taniguchi, akan melakukan pemantauan langsung untuk menjaring sekitar 50 hingga 60 pemain terbaik yang diproyeksikan memperkuat Timnas Indonesia U-16 pada ajang Srikandi Merdeka Cup 2026.

Leave a Reply