Nusatime.com, KUDUS — Empat tim terbaik memastikan tempat di partai final Hydroplus Soccer League All Stars 2025/2026 kategori U-15 dan U-18. Laga perebutan gelar juara akan digelar di Supersoccer Arena, Kudus, Minggu (12/7/2026).
Pada kategori U-15, Goal Aksis Cimahi akan menghadapi Cipta Cendekia Football Academy Bogor mulai pukul 09.00 WIB. Sementara di kategori U-18, partai puncak akan menghadirkan Derby Jawa Barat antara Akademi Persib Bandung melawan Putri Garut pada pukul 14.00 WIB.
Untuk U-15, Goal Aksis Cimahi melangkah ke final setelah menyingkirkan sesama wakil Jawa Barat, Mojang Priangan Ciamis, lewat drama adu penalti. Kedua tim bermain imbang 1-1 pada waktu normal sebelum Goal Aksis menang 3-2 dalam adu penalti.
Pelatih Goal Aksis Cimahi, Budi Sufarlan, optimistis kondisi fisik para pemainnya tetap prima untuk menghadapi laga final.
“Insya Allah kondisi fisik pemain Goal Aksis cukup untuk di final. Karena setiap sesi latihan kami sudah tertakar secara sport science. Jadi kami sudah memiliki tes parameter, mulai tes awal, tes tengah, hingga tes akhir. Bahkan sebelum berangkat ke sini kami juga mengecek kondisi masing-masing pemain,” ujar Budi, Sabtu (11/7/2026).
Di semifinal lainnya, Cipta Cendekia Football Academy Bogor mengamankan tiket final setelah menundukkan Arema FC Women Malang dengan skor 2-1.
Kiper Cipta Cendekia, Alliya Khairul Nissa, mengaku timnya sudah memahami karakter permainan Goal Aksis. Kedua tim sebelumnya pernah bertemu di fase grup dengan kemenangan menjadi milik Goal Aksis.
“Kalau saya selalu berpikir setiap pertandingan harus melibatkan Allah. Saya percaya usaha tanpa doa itu sulit, begitu juga doa tanpa usaha. Untuk melawan Goal Aksis di final kami harus lebih fokus lagi karena saat bertemu di penyisihan kami kebobolan pada menit-menit akhir dan itu sangat menyakitkan. Karena itu kami harus fokus sampai peluit panjang berbunyi,” kata Alliya.
Sementara itu, kategori U-18 juga menghadirkan persaingan sengit. Akademi Persib Bandung memastikan langkah ke final setelah mengalahkan Putri JP Jakarta dengan skor 2-1 dalam pertandingan yang berlangsung terbuka sejak menit awal.
Pelatih Akademi Persib Bandung, Dian Nadia Mutiara, bersyukur timnya mampu melewati semifinal. Namun, ia meminta anak asuhnya tetap menjaga fokus untuk laga penentuan.
“Alhamdulillah Akademi Persib Bandung bisa melangkah ke fase selanjutnya. Ini pertandingan yang sangat luar biasa karena kedua tim saling jual beli serangan. Saya hanya menekankan agar pemain lebih sabar dan menjalankan skema permainan. Saya serahkan kepada pemain apakah mereka ingin menjadi yang pertama atau kedua. Yang jelas, untuk lawan besok, ditunggu sama Maung Bandung,” ujar Dian.
Di sisi lain, Putri Garut mengamankan tiket final usai menumbangkan Arema FC Women dengan skor tipis 1-0.
Pelatih Putri Garut, Depi Kupriansyah, mengaku telah mempelajari kekuatan Akademi Persib Bandung yang memiliki ciri khas permainan total football. Meski target awal timnya hanya mencapai semifinal, kini Putri Garut siap memburu gelar juara.
“Saya sudah mempelajari kekuatan Persib yang bermain dengan ciri khas total football. Kami juga sudah mempersiapkan cara menghadapi tim dengan gaya bermain seperti itu. Sejujurnya kami sudah tidak memiliki beban karena target awal hanya semifinal. Tapi sekarang sudah terlanjur sampai final, sekalian saja menjadi juara. Kami juga sudah menyiapkan semua skenario, termasuk jika pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti,” tutur

Leave a Reply