Nusatime.com, SRAGEN — Sebanyak 120 keluarga kurang mampu di Kabupaten Sragen mendapat bantuan masing-masing 10 ekor ayam dari Paguyuban Peternak Membangun Keluarga Maju (Banter Maju) melalui Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng). Penyerahan bantuan ayam dilakukan oleh anggota DPRD Provinsi Jateng di nDayu Park Sragen, Selasa (6/10/2026).
Penyerahan bantuan ternak tersebut juga disaksikan Kabid Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah, Opik Mahendra.
Masing-masing keluarga mendapat 10 ekor ayam yang terdiri atas sembilan ekor ayam betina dan satu ekor ayam jantan. Bantuan tersebut juga dilengkapi kandang ayam, pakan sebanyak 50 kg, serta paket vitamin. Sebanyak 120 keluarga penerima bantuan berasal dari 51 desa di Kabupaten Sragen.
Diharapkan Ayam Dipelihara dengan Baik
Anggota DPRD Provinsi Jateng, Wulan Purnama Sari, kepada Espos, Selasa, mengungkapkan program tersebut bertujuan memperkuat ketahanan pangan keluarga dan meningkatkan perekonomian keluarga kurang mampu di Sragen. Wulan berpesan agar ayam bantuan dipelihara dengan baik dan tidak dijual.
“Bantuan ayam harus dijaga dan dimanfaatkan dengan baik agar dapat berkembang biak dan menambah penghasilan. Jangan sampai begitu bantuan diterima, malah dijual ke pasar. Harapan kami, bantuan ayam menjadi pengungkit ekonomi keluarga,” harap Wulan.
Wulan mengatakan setelah bantuan diserahkan, dinas terkait akan melakukan monitoring dan evaluasi. Jika dikembangkan dengan telaten, dia menyatakan populasi ayam akan bertambah dan memberikan manfaat ekonomi yang jauh lebih besar.
Dia menjelaskan program bantuan tersebut merupakan wujud aspirasi Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto. Wulan mendapat amanah untuk menyampaikan bantuan kepada para penerima manfaat. Dia menyampaikan bantuan ayam diprioritaskan bagi 120 penerima di 51 desa, khususnya keluarga yang masuk kategori desil 1 hingga desil 4.
“Bantuan dari pemerintah ini diharapkan bukan hanya dilihat dari besarannya, tetapi bagaimana masyarakat bisa memanfaatkan sebaik-baiknya. Jangan sampai sudah diserahkan, tetapi tidak dirawat dengan baik. Harus dijaga dan dipelihara dengan hati,” pintanya.

Leave a Reply